JURNALSUKABUMI.COM – Operasi penyelamatan yang dramatis terjadi di laut Sukabumi setelah 9 warga negara asing (WNA) asal Cina dan 3 warga Sulawesi Tenggara ditemukan terombang-ambing di lautan.
Sebelumnya, mereka sempat ditahan oleh tentara Australia selama 9 hari setelah perahu mereka mengalami kerusakan di tengah laut.
Kejadian bermula saat kelompok tersebut berangkat dari perairan Teluk Bao Bao menuju Pulau Hoga, Sulawesi. Perahu mereka mengalami kerusakan di tengah laut, sehingga mereka terombang-ambing hingga masuk ke perairan Australia.
“Setelah diangkut oleh Kapal Tentara Australia selama 5 hari, mereka diserahkan kepada Tentara Negara Australia, dan tinggal di Australia selama 4 hari,” ungkap Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, Minggu (16/06/2024).
Setelah itu, tentara Australia memberikan sebuah perahu kepada kelompok tersebut untuk kembali ke Indonesia. Namun, dalam perjalanan pulang, perahu tersebut kehabisan bahan bakar dan kembali terombang-ambing di laut lepas.
“Dalam perjalanan, mereka kehabisan BBM dan akhirnya ditemukan oleh Dedi, seorang nelayan Palabuhanratu, sekitar 40 mil dari laut Ujunggenteng,” tambah AKP Tenda.
Dedi kemudian menghubungi pihak berwenang dan melaporkan penemuan tersebut. Petugas Sat Pol Airud Polres Sukabumi segera bertindak dan menjemput 12 orang tersebut untuk dibawa ke darat. Saat ini, mereka sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












