JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKP3) Kota Sukabumi menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Hewan Kurban bagi 80 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Pusat Kajian Islam pada hari Rabu, (29/05/2024).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, di Gedung Islamic Center. Dalam momen itu, Kusmana Hartadji menyampaikan, pentingnya pengelolaan hewan qurban yang baik dan benar untuk memastikan kesehatan dan keamanan hewan yang akan disembelih, termasuk kehalalan hewan.
“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para DKM tentang kriteria hewan yang layak untuk dijadikan qurban,” kata Kusmana.
Selain itu, dia menambahkan penanganan hewan qurban sebelum dan sesudah disembelih menjadi perhatian serius dari pemerintah.
“Pelatihan ini diisi juga dengan materi teknik penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam. Termasuk juga pengawasan kesehatan hewan qurban,” ujarnya.
Dia berharap para DKM yang mengikuti pelatihan ini dapat menerapkan ilmu yang diperolehnya untuk mengelola hewan qurban dengan baik dan benar.
Dirinya juga mendorong para DKM untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk DKP3, untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah qurban di Kota Sukabumi.
Sekretaris DKP3, Sunaryo menambahkan, beberapa alasan mengapa pelatihan ini menjadi rutin. Diantaranya yakni, untuk meningkatkan ketakwaan masyarakat.
“Kedua, untuk memastikan hewan qurban yang diperjualbelikan sesuai dengan syariat Islam. Ketiga, untuk mencegah penyebaran penyakit menular melalui hewan qurban,” ujarnya.
Dia mengungkapkan bahwa tingginya animo masyarakat dalam berqurban tidak diimbangi dengan ketersediaan hewan qurban yang memadai. Hal ini berpotensi mendatangkan hewan dari luar daerah yang belum terjamin kesehatannya.
Oleh karena itu, DKP3 bekerja sama dengan PT. Liner untuk melakukan pengawasan terhadap hewan qurban di 154 tempat, termasuk aspek kesehatan hewan dan kesesuaian dengan syariat Islam.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












