Tinggalkan Surat Permohonan Maaf, Pria Ini Tewas Gantung Diri di Bojonggenteng

Rabu, 24 April 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga di Kampung Mangrod RT. 01/01, Desa Cibodas, Kecamatan Bojongenteng, Kabupaten Sukabumi, digegerkan setelah seorang pria ditemukan tewas gantung diri di rumah kontrakan, Rabu (24/04/2024).

Korban, yang diketahui bernama Ade Jaelani (60) ini ditemukan dalam keadaan kepala menggantung dengan dengan kain sarung berwarna biru batik yang diikatkan ke plapon dapur rumah kontrakan sekira pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Bojonggenteng Iptu Sopian didampingi Bripka Soni dan Brigadir Sandiana dalam keterangannya menyampaikan, kronologis kejadian dimulai saat saksi pertama, Drs. Ihsan Solih (57), seorang guru, hendak mengantarkan makanan kepada korban yang tinggal di rumah kontrakan berdekatan.

Namun, setelah tidak mendapatkan respons dari korban, saksi memasuki rumah yang tidak terkunci dan menemukan korban telah meninggal dunia di dalam ruang dapur.

“Korban diketahui bernama Ade Jaelani asal warga Kampung Cipeuteuy RT. 04/02, Desa Cipeutuey, Kecamatan, Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Untuk sementara korban gandir diduga akibat faktor keluarga,” ungkap Sopian.

Sebab, lanjut dia, di TKP juga ditemukan sebuah surat perpisahan yang menggugah. Dalam surat itu, korban menyampaikan penyesalannya dan permintaan maaf kepada keluarga serta warga sekitar atas perbuatannya.

“Hasil pemeriksaan awal oleh petugas medis dari Pukesmas Bojonggenteng tidak menemukan adanya luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban menolak untuk melakukan autopsi atas mayat korban, menganggap peristiwa ini sebagai takdir ilahi yang harus mereka terima,” tutup Sopian.

Kaur Perencanaan Desa Cibodas, Aceng Mumu menambahkan, korban merupakan seorang penjaga kontrakan. “Saat laporan diterima dari warga, kami langsung meneruskan informasi ini ke pihak kepolisian. Dan jenazah kini sudah dibawa pihak keluarga di sana,” singkatnya.

Sebelumnya, di TKP ditemukan juga surat permohonan maaf yang diduga dibuat oleh korban, dengan isinya sebagai berikut:

“Terpaksa Aku Bunuh diri aku bunuh diri Sendiri maafkan semuanya disini banyak tulisan saya kepada anak2ku ikhlaskanlah Bapa pergi dengan cara ini,kepada anak2ku sayang,istriku yang tercinta sayang memi selamat tinggal tidak ada saya bunuh diri sendiri saya sendiri mohon maaf ke warga disini sekali lagi mohon maaf”.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Berita Terbaru