Intensitas Hujan Tinggi, PLN Beri Tips Aman Saat Hujan Datang

Selasa, 6 Februari 2024 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Intensitas hujan tinggi dengan durasi waktu yang lama melanda Jakarta dan sekitarnya dalam sepekan. PLN dengan tegas mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah keamanan yang diperlukan.

Apabila genangan air mulai meninggi, segera cabut peralatan elektronik yang masih menancap pada stop kontak dan naikkan ke tempat yang lebih tinggi. Selanjutnya matikan listrik dari kWh meter untuk mencegah bahaya listrik karena air merupakan konduktor listrik.

Masyarakat dapat menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center 123, atau datang langsung ke kantor wilayah terdekat untuk meminta petugas datang apabila air sudah memasuki rumah.

Lasiran, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, menegaskan bahwa keselamatan jiwa manusia merupakan prioritas utama.

“Saat terjadi hujan lebat dan banjir, PLN terpaksa memadamkan listrik sementara untuk mencegah bahaya tersengat listrik. Kondisi yang memaksa pemadaman meliputi kebanjiran di rumah warga, kebanjiran aset PLN, atau kebanjiran rumah warga dan aset PLN,” ungkap Lasiran.

Setelah air surut, masyarakat dihimbau untuk membersihkan rumah dan peralatan elektronik, termasuk instalasi listrik, hingga kering. PLN akan melakukan normalisasi listrik setelah instalasi listrik dalam kondisi aman dan kering. Proses penyalaan kembali listrik setelah banjir akan melibatkan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat.

Lasiran juga mengingatkan agar masyarakat tidak berteduh di dekat instalasi listrik, seperti tiang listrik, gardu listrik, atau tiang lampu jalan, saat hujan terjadi untuk menghindari potensi bahaya.

“Penggunaan alat pengaman diri, seperti sepatu boots kedap air, disarankan ketika melintasi genangan air untuk menghindari risiko terkena pecahan kaca, paku, bakteri, atau arus listrik bocor,” saran Lasiran.

PLN juga menghimbau masyarakat agar melaporkan jika menemukan tiang dan kabel listrik PLN yang membahayakan ataupun penggunaan listrik ilegal langsung dari tiang, yang dapat berpotensi membahayakan masyarakat.

“PLN secara rutin melakukan inspeksi terhadap tiang dan kabel untuk memastikan penyaluran energi listrik ke masyarakat tetap dalam kondisi normal dan aman,” tutup Lasiran.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026
Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang
Pupuk NPK ‘Zonk’ Beredar, SMSI Sukabumi Raya Soroti Kinerja KP3 Sukabumi
Warga Cibadak Bakal Nikmati Perluasan Jaringan Air Bersih Perumda AMTJM
SCG Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Sukabumi Lewat Pembangunan Waste Station

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:28 WIB

Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:50 WIB

BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:14 WIB

Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:52 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 19:11 WIB

Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang

Berita Terbaru