Bupati Beberkan Sederet Persiapan Sambut Kunjungan Presiden

Jumat, 2 Februari 2024 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sukabumi pada Senin (05/02/2024) mendatang. Dalam kunjungannya, orang nomor satu di Indonesia itu akan meresmikan pembangunan ruas Jalan Raya Sukaraja – Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, bahwa persiapan dari pihak pemerintah setempat terkait kegiatan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Sukabumi, hanya sebatas normatif.

“Jadi peresmiannya sebelum pasar Sukaraja, karena kegiatannya hari Senin, mobilitas masyarakat sangat tinggi dan kemacetan luar biasa juga,” kata Marwan Hamami di Balai Kota Sukabumi, Jumat (02/02/2024).

Dari dua titik kegiatan Presiden Jokowi di Kabupaten Sukabumi, ia memprediksi akan banyak massa di titik lokasi kegiatan Bulog.

“Ini yg perlu dicermati dan bantu sosialisasikan kegiatan Presiden di waktu macet. Soalnya, pukul 7.30 WIB di lokasi peresmian jalan dan pukul 08.30 WIB di bulog,” ungkapnya.

Ia mengaku, bahwa pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi hanya pada posisi membantu untuk pengamanan kunjungan kerja Presiden Jokowi. “Jadi kita hanya pada posisi membantu, yang ditakutkan adalah kegiatan mendadak Presiden untuk tempat yang tidak direncankan. Iya, takutnya ke pasar Sukaraja turun dari Perumahan Al-Hijrah. Ini antisipasi aja,” tuturnya.

Pada Rakorpam tersebut, Danrem Surya Kencana/061 talah membahas berbagai persiapan untuk pengamanan kunjungan kerja Presiden Jokowi. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi perihal posisi di lapangan agar tidak terjadi miss.

“Iya, biasanya miss itu di ID Card. Saya sendiri pernah ditegor juga sama Paspampres. Karena, tidak pakai ID Card. Walaupun saya bersama Pak Gubernur, Pak Kapolda bareng berempat jalan tetep we di bedol (tetap ajah ditarik) karena tidak pakai ID Card. Apalagi, informasinya alat pendeteksi sedikit. 1000 orang alat deteksinya cuman 2,” ungkapnya.

“Saya mengimbau kepada warga yang ingin melihat Pak Presiden mangga (silahkan). Tapi menjaga keteraturan aja, karena ruangannya sangat sempit. Jangan bawa mobil parkir di sisi jalan, jadi bikin macet,” sambung dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda
Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:31 WIB

Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:58 WIB

Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Berita Terbaru