Pohon Tumbang di Gegerbitung Timpa Atap Rumah Warga, Penghuni Rumah Mengungsi

Sabtu, 20 Januari 2024 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akibat cuaca ekstream sebuah pohon jenis beringin tumbang menimpa salah satu rumah warga di Kampung Bongas Desa/Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi pada Jumat (19/01/2023).

P2BK Kecamatan Gegerbitung, Ofieq mengatakan, pohon itu berukuran tinggi sekitar 20 meter dengan diameter sekitar 2 meter. Penghuni rumah yang atapnya tertimpa dahan pohon itu pun terpaksa mengungsi.

“Korban mengungsi sementara karena gak bisa ditinggali, mengungsi ke rumah saudaranya. Kalau ketinggian ada mungkin 20 meter lebih, diameter ada 2 meter lebih. Kemarin sore kan ada angin pas hujan, cuaca ekstrem, kalau beringin kan biasanya kuat. Korban alhamdulillah nggak ada,” ucap Ofieq saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/01/2023).

Dia menjelaskan, batang pohon yang menimpa rumah warga telah dievakuasi, sementara untuk membersihkan sisa batang pohon masih berlangsung hingga besok. Ditanya soal kendala, Ofieq menjelaskan tipikal yang mempunyai akar merambat cukup mempersulit proses evakuasi.

“Evakuasi, paling besok dilanjut karena tadi sudah lelah, kecapean. Batang pohon yg menimpa rumahnya sudah clear tinggal bawahnya saja. Tadi itu kan pohon beringin itu sifatnya banyak akar ngelilit, jadi mempersulit prosesnya lama. Kalau pohon lain kan sebatang, ini kan banyak akar-akar menjulang dari atas ke bawah nggak beraturan. Itu yang susahnya,” jelasnya.

Pihaknya oun menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati dalam cuaca ekstrem yang diperkirakan BMKG masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Terlebih untuk keberadaan pohon di sekitar rumah.

“Tadi saya juga mengimbau karna prediksi BMKG ini cuaca ekstrem masih, jadi saya bilang ke warga kalau ada pohon dekat rumah, misalnya membahayakan tolong pangkas secepatnya, kalau nggak ada alat jangan sungkan minta bantuan sama kita. By telepon juga bisa, sudah disampaikan,” tutupnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terbaru