Masuk Zona Rawan Banjir dan Longsor, Kodim 0622 Sukabumi Lakukan Apel Siaga Bencana

Jumat, 8 Desember 2023 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Infanteri Anjar Ari Wibowo, memimpin Apel Siaga Bencana di Lapangan Sudirman Kodim 0622. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi di Kabupaten Sukabumi, termasuk TNI, Polres Sukabumi, DPRD, Kejari, Basarnas, Tagana, dan Dinas terkait di Pemkab Sukabumi.

Apel siaga tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Jajaran Kodam III/ Siliwangi dan disiarkan langsung bersama Plt. Gubernur Jabar Bey Machmudin, dengan mengusung tema “Apel Siaga Dalam Rangka Menghadapi Bencana Alam di Wilayah Kodam Iii/Slw”.

Plt. Gubernur Jabar Bey Machmudin memberikan penekanan pada kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama banjir dan longsor, mengingat Sukabumi secara geografis masuk zona rawan bencana.

“Apel siaga ini menjadi ajang untuk memobilisasi sumber daya dan menguji ketrampilan dalam penanggulangan bencana,” kata Bey Bey Machmudin, Jumat (08/12/2023).

Sementara itu, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Infanteri Anjar Ari Wibowo menegaskan bahwa Apel Siaga Bencana bukan hanya kegiatan seremonial belaka. Ia menjelaskan bahwa apel ini merupakan forum kegiatan antar lembaga pemerintah, non-pemerintah, dan masyarakat untuk memobilisasi sumber daya dan menguji ketrampilan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

“Kami berharap apel siaga bencana ini bukan hanya kegiatan seremonial belaka, tetapi merupakan manifestasi kesiapan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, maupun berbagai komponen masyarakat dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi bencana,” katanya.

Dalam konteks geografis dan prediksi puncak musim hujan, Ia mengingatkan bahwa Sukabumi masuk zona rawan bencana, terutama banjir dan longsor. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya memberikan informasi kepada masyarakat, terutama yang berada di kawasan rawan bencana.

“Masyarakat perlu memahami apa yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Kebersamaan dan kesiapsiagaan semua pihak, baik perorangan maupun lembaga, sangat diperlukan dalam menanggulangi bencana,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa mitigasi bencana telah dilakukan, mencakup pembuatan peta wilayah rawan, pembersihan sungai dan parit untuk mencegah banjir, penanaman pohon di lahan kritis rawan longsor, serta penyuluhan dan peningkatan kesadaran masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan nyata sebagai bentuk kesiapsiagaan dan tanggung jawab bersama dalam mengantisipasi dan menanggulangi bencana alam,” tutur Letkol Infanteri Anjar Ari Wibowo.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terbaru