Bappeda Kota Sukabumi Dorong Kolaborasi dalam Tuntaskan Sisa Kawasan Kumuh

Jumat, 10 November 2023 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, terus berupaya menyelesaikan penuntasan kawasan kumuh yang saat ini menyisakan sekitar 190 hektare.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono mengatakan, salah satu upaya percepatan penyelesaian kawasan kumuh itu, di antaranya dengan melakukan terobosan dan kolaborasi baik dengan Pemprov Jabar dan pusat.

Sebelumnya berdasarkan SK (Surat Keputusan) Walikota Sukabumi tahun 2015, ada 160 hektare jumlah kawasan kumuh.
Selanjutnya dilakukan berbagai penanganan, hingga akhir 2022 kawasan kumuh tersebut bisa secara tuntas diselesaikan.

“Alhamdulillah yang 160 hektare itu bisa kita tuntaskan semua, berkat kerjasama dengan semua leading sektor. Termasuk dengan bantuan dari Provinsi maupun pemerintah Pusat,” kata Frendy beberapa waktu lalu, dikutip Jumat (10/11/2023).

Fredy menjelaskan, saat Pandemi Covid-19 melanda pada 2021 lalu menjadi salah satu sebab kawasan kumuh meningkat, karena tingkat kemiskinan juga ikut naik.

Sebab itu, Bappeda melakukan evaluasi kembali dan membuat baseline (titik acaun) data dari awal. “Dari situ, kita menemukan data kekumuhan sekitar 250 hektare pada tahun 2021, dan kategori nya kumuh ringan,” jelasnya.

Menurutnya, kawasan kumuh kategori ringan segera bisa ditangani dengan memperbaiki jalan lingkungan atau perbaikan drainase. Pada tahun 2021, Bappeda juga membuat SK baru, yang menyatakan kawasan kumuh di Kota Sukabumi masih ada di angka 250 hektare.

“Dari jumlah itu, usaha penanganan yang dilakukan dari 2021 sampai 2023 telah menuntaskan sekitar 60 hektare, dan saat ini menyisakan 190 hektare lagi,” tandansya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Gebyar Sipenyu Jadi Panggung Bapeni, 35 ASN dan Guru Tampilkan Harmoni Memukau
Dari Blusukan hingga Digitalisasi, Bapenda Bongkar Potensi Pajak Melalui Gebyar Sipenyu
Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah
PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia
Pendopo Sukabumi Berubah Jadi Ruang Khitan, Lebih dari 150 Anak Jalani Sunatan Massal
Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut
Kemah PUI Jadi Titik Temu Ribuan Pemuda, KNPI Sukabumi: Satukan Energi, Wujudkan Aksi

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:43 WIB

Gebyar Sipenyu Jadi Panggung Bapeni, 35 ASN dan Guru Tampilkan Harmoni Memukau

Selasa, 8 September 2026 - 17:41 WIB

Dari Blusukan hingga Digitalisasi, Bapenda Bongkar Potensi Pajak Melalui Gebyar Sipenyu

Senin, 7 September 2026 - 17:44 WIB

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

Sabtu, 5 September 2026 - 20:11 WIB

Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam