Kapolsek Sukalarang: Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan Pada Tubuh Gadis Tewas di Kamar Kos

Rabu, 4 Oktober 2023 - 05:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polsek Sukalarang Resor Sukabumi Kota memastikan pada tubuh gadis berinisial PS (27) yang ditemukan tewas dalam kamar kosnya dengan kondisi sudah membusuk, di Kampung Baros Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang Sukabumi pada Senin (02/10/2023) tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan fisik.

Kapolsek Sukalarang AKP Asep Jenal Abidin mengatakan, penemuan mayat itu bermula dari laporan RT RW setempat terhadap kecurigaan bau tak sedap dari kamar kosan korban.

“Berdasarkan informasi dari keterangan saksi bahwa pada Kamis (28/9/2023) pihak keluarga berkunjung ke kosan. Kemudian karena tidak dibuka pintu pulang kembali ke rumah asalnya,” kata Asep saat ditemui di Mapolsek Sukalarang, Senin (02/10/2023).

Keluarga korban pun kembali mengunjungi kosan, namun mendapati kejanggalan karena tercium aroma tak sedap.

“Pada hari Senin, keluarga korban berkunjung lagi ke kosan dan mencium bau tak sedap dari ruangan tersebut. Keluarga melaporkan ke RT dan melaporkan ke polsek,” jelasnya.

Pihak kepolisian kemudian melakukan evakuasi jenazah gadis muda tersebut ke RSUD R Syamsudin Sh untuk dilakukan visum.

“Sementara dugaan kematian berdasarkan visum tidak ada tanda-tanda kekerasan dan perkiraan sudah meninggal tiga hari. Dari pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi. Pada Senin pukul 18.00 WIB jasadnya sudah dibawa ke Gekbrong, Cianjur,” terang dia.

Keterangan dari beberapa saksi korban yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta ini mempunyai riwayat penyakit asma. Kondisi kesehatan itu juga diduga jadi penyebab kematian wanita tersebut.

“Dugaan kematian korban akibat penyakit asma diperkuat dengan ditemukan inhaler di samping tubuh korban,” ungkap Asep.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas
Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Selasa, 29 September 2026 - 08:05 WIB

Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 - 20:34 WIB

Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 

Berita Terbaru