Ini Makna Kendaraan Hias yang Ditampilkan Disperkim, DLH, DPPKB dan DP3A Pada Festival Bunga

Selasa, 19 September 2023 - 20:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi tampilkan mobil hias dalam Festival Bunga Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Lukman Sudrajat mengatakan, kendaraan yang dihiasi bunga hias yang ditampilkannya itu, bertemakan kolaborasi Disperkim membangun Kabupaten Sukabumi dengan masyarakat mewujudkan perumahan dan permukiman layak huni berkelanjutan.

“Mobil Hias tersebut merupakan mereplika rehabilitasi rumah tidak layak huni dalam Festival Bunga Sukabumi tersebut,” ujarnya, Selasa (19/9/2023).

Menurutnya, Disperkim dengan multi aktor, multi donor dan multi sektor yang menggagas perubahan yang lebih baik untuk terciptanya permukiman Kabupaten Sukabumi yang layak dan aman pada tahun 2023.

“Kita lakukan terobosan dengan pola kolaborasi yang diwujudkan melalui program kota tanpa kumuh (kotaku), penyediaan air minum dan sanitasi, rumah tidak layak huni (rutilahu), dan penanganan kawasan strategis,” jelasnya.

Masih kata Lukman, dengan replika mobil hias yang ditampilkan dalam Festival Bunga Sukabumi Suka Bunga 2023 ini, dapat memberikan pesan kepada masyarakat bahwa pihaknya terus berupaya melakukan yang terbaik melalui program-program tersebut.

“Kami memiliki program sesuai dengan misi ketiga Kabupaten Sukabumi, yakni meningkatkan konektivitas untuk percepatan pertumbuhan wilayah. Kami bertekad dan terus berikhtiar tiada henti mencapai Sukabumi lebih baik, enerjik, dan komunikatif,” tandasnya.

Reporter: Yandi Candra | Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya

Berita Terbaru