Panen Raya Padi Organik di Cikembar Sukabumi, Distan: Mencapai 625 Ton Gabah Kering

Senin, 21 Agustus 2023 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi mulai mengembangkan produksi padi organik. Saat ini pelaksanaan proyek percontohan ini tengah berlangsung di Kecamatan Cikembar.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Iman Surahman mengungkapkan bahwa adopsi praktik pertanian organik membawa beragam manfaat, terutama dalam hal kesehatan manusia. Keuntungan lainnya adalah padi organik bebas dari residu kimia yang seringkali ditemukan pada hasil pertanian konvensional.

“Saat ini, kesadaran akan pentingnya kesehatan semakin meningkat, dan ini telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan nilai jual padi organik,” ujar Iman Surahman, Senin (21/08/2023).

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan kata Iman Surahman, program pertanian pro organik juga telah memberikan hasil yang nyata dalam hal keberlanjutan lingkungan. Upaya ini ditunjukkan melalui pelaksanaan kegiatan Farmers Field Day (FFD), yang telah berhasil mengadakan panen raya padi organik di Poktan Sugema dan Gapoktan Sugih Mukti, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar.

“Data yang kami miliki menunjukkan bahwa telah berhasil terpanen sebanyak 625 ton gabah kering dari lahan seluas 43,17 hektar. Hasil ini diperoleh dari dua Gapoktan,” terangnya.

Iman Surahman juga mengungkapkan harapannya agar para petani dapat mengubah pola pikir dan beralih ke praktik pertanian organik. Inisiatif ini diterapkan melalui acara “Sekolah Lapang Genta Organik” yang secara rutin diadakan.

“Dalam jangka pendek, keuntungan dari pertanian organik mencakup pengurangan biaya produksi yang tinggi akibat pembatasan pupuk bersubsidi dan perbaikan lingkungan. Namun, dalam jangka panjang, kami berharap akan terjadi peningkatan pendapatan petani,” tuturnya.

Namun, dalam pelaksanaannya, Iman mengakui bahwa program pertanian organik menghadapi tantangan, tidak hanya terkait dengan pengendalian hama dan penyakit tanaman, tetapi juga dalam mengajak petani untuk beradaptasi dengan metode pertanian yang lebih ramah lingkungan.

“Dengan memperhatikan tingkat kesesuaian lahan dan minat petani, kami percaya bahwa padi organik dapat menjadi komoditas unggulan di masa mendatang, tidak hanya di Kecamatan Cikembar, tetapi juga di seluruh Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Proyek Jalan Baros–Sagaranten Disorot, Bina Marga Jabar Tegaskan Masih Tahap Pengerjaan
Momentum Hari Kartini, Hergun: Emansipasi Adalah Pilar Kesejahteraan Keluarga
RSUD Sekarwangi Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Lewat Kolaborasi Antar Rumah Sakit
Ketua SMSI Sukabumi Raya Kecam Dugaan Intimidasi Kurir oleh Oknum Mengaku Wartawan
Dewan Teddy Setiadi Tekankan Disiplin dan Peran Nyata LSM di Tengah Masyarakat
DPPKB Kabupaten Sukabumi Gelar Jambore Kader IMP, Perkuat Program Bangga Kencana
Ribuan Nasabah Serbu Tahara BPR Sukabumi Cabang Cikembar
KPH Perhutani Sukabumi Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Nino Ekstrem

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:19 WIB

Proyek Jalan Baros–Sagaranten Disorot, Bina Marga Jabar Tegaskan Masih Tahap Pengerjaan

Senin, 20 April 2026 - 07:59 WIB

RSUD Sekarwangi Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Lewat Kolaborasi Antar Rumah Sakit

Minggu, 19 April 2026 - 21:48 WIB

Ketua SMSI Sukabumi Raya Kecam Dugaan Intimidasi Kurir oleh Oknum Mengaku Wartawan

Minggu, 19 April 2026 - 13:47 WIB

Dewan Teddy Setiadi Tekankan Disiplin dan Peran Nyata LSM di Tengah Masyarakat

Sabtu, 18 April 2026 - 13:53 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Gelar Jambore Kader IMP, Perkuat Program Bangga Kencana

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777