Musim Tanam Mundur Akibat El Nino, Pupuk Subsidi Dipastikan Aman di Sukabumi

Rabu, 2 Agustus 2023 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Musim panas ekstrem El Nino berdampak pada sektor pertanian di sejumlah daerah. Bahkan bulan Juli tercatat sebagai bulan terpanas di bumi. Alhasil, petani kesulitan menanam dan menyebabkan pergeseran musim tanam di sejumlah daerah.

Sidharta selaku Manajer Penjualan Wilayah Jabar 2 mengatakan, dampak El Nino itu sangat dirasakan bagi petani. Mereka kesulitan menanam dan menyebabkan pergeseran masa tanam di Kabupaten Sukabumi.

Namun pihaknya memastikan baik pupuk subsidi dan non subsidi untuk wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi dalam kondisi cukup bahkan melimpah.

“Akibat El Nino ini, musim tanam mundur menjadi September hingga Oktober. Tapi stok sangat melimpah. Di tahun ini, petani dijatah sesuai dengan kemampuan pemerintah untuk subsidi,” kata Sidharta saat konferensi pers di Kota Sukabumi, Rabu (02/08/2023).

Lanjut dia, pupuk Kujang Cikampek selaku anak perusahaan plat merah ini, tak berhenti memproduksi pupuk meski di tengah ancaman El Nino.

Sementara, Vice President Wilayah 3A Pupuk Indonesia Aviv Ahmad Fadhil menambahkan, stok pupuk tersebut siaga di gudang lini tiga di Sukabumi sesuai dengan ketentuan minimum yang diatur pemerintah dan sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan petani hingga dua pekan ke depan.

“Alokasi itu wajib kita penuhi. Apalagi sekarang sedang waspada musim panas ekstrem,” tutur Aviv.

Adapun di tahun 2023 ini, berdasarkan SK Alokasi tahun 2023, pemerintah menetapkan alokasi pupuk subsidi di Kabupaten Sukabumi dengan total 70.383 ton terdiri dari urea sebanyak 43.950 dan NPK sebanyak 26.433 Ton, sedangkan untuk alokasi Kota Sukabumi pemerintah menetapkan alokasi dengan total 1.350 ton terdiri dari urea sebanyak 812 ton dan NPK sebanyak 538 ton.
Di samping itu, realisasi pemberian pupuk bersubsidi di awal Agustus 2023 di Kabupaten Sukabumi telah mencapai lebih dari 90 persen dari alokasi tahun 2023.

Lebih lanjut, berdasarkan Permentan nomor 10 Tahun 2022 disebutkan hanya sembilan komoditas saja yang mendapat pupuk bersubsidi. Komoditas tersebut yakni padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao, dan kopi.

Sebagai informasi, sembilan komoditas ini merupakan komoditas pertanian strategis yang berdampak terhadap inflasi sehingga komoditi lain tak mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Apresiasi Kepedulian Hergun, Insan Pers Sukabumi: Beliau Bukan Sekadar Mitra, Tapi Orangtua
Semangat Berbagi di Iduladha, Kejari Kabupaten Sukabumi Kurbankan 2 Sapi
Wujud Kepedulian, SPPG se-Kecamatan Cibadak Kembali Bedah Dua Rumah Lansia di Desa Neglasari
Hergun Sembelih 12 Ekor Sapi dan 13 Kambing, Libatkan Tokoh Pers Sukabumi
Momentum Idul Adha 1447 H, DPC PERADI Cibadak Tebar Hewan Qurban dan Perkuat Komitmen Advokasi Gratis
DMCG Tebar Kepedulian Idul Adha, Salurkan 1 Sapi dan 29 Domba untuk Warga Cikakak
322 Hewan Kurban Disalurkan Pemkab Sukabumi pada Idul Adha 1447 H
Momen Idul Adha 1447 H, Kang Budi Azhar Mutawali Ajak Masyarakat Wujudkan Sukabumi Mubarokah

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:30 WIB

Apresiasi Kepedulian Hergun, Insan Pers Sukabumi: Beliau Bukan Sekadar Mitra, Tapi Orangtua

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:56 WIB

Semangat Berbagi di Iduladha, Kejari Kabupaten Sukabumi Kurbankan 2 Sapi

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:17 WIB

Wujud Kepedulian, SPPG se-Kecamatan Cibadak Kembali Bedah Dua Rumah Lansia di Desa Neglasari

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:23 WIB

Hergun Sembelih 12 Ekor Sapi dan 13 Kambing, Libatkan Tokoh Pers Sukabumi

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:25 WIB

Momentum Idul Adha 1447 H, DPC PERADI Cibadak Tebar Hewan Qurban dan Perkuat Komitmen Advokasi Gratis

Berita Terbaru