Beruk ‘Santuy’ di Teras, Hebohkan Warga Palabuhanratu

Rabu, 31 Mei 2023 - 14:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seekor beruk masuk permukiman warga di Kampung Nugraha RT.09/04, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Hewan animalia ini terlihat ‘santuy’ alias santai di teras rumah.

Dini (30), warga di sekitar mengatakan, kemunculan hewan tersebut baru pertama kali ia lihat. Walapun berdekatan dengan Kawasan Hutan Cisarakan, yang menjadi habitat kawanan monyet.

“Biasanya kan kawanan monyet yang masuk permukiman, itupun kalu makanan di hutan gak ada. Tapi kalau beruk ini baru pertama kali,” ucap Dini, Rabu (31/05/2023).

Ia mengaku, kemunculan hewan ini sudah ada sejak tiga hari lalu. Hewan ini kerap mondar mandir di rumah bahkan mengacak-acak rumah juga.

“Kalau monyet Cisarakan sih biasanya datang itupun gak pernah ngerusak. Dengan adanya beruk ini jadi meresahkan juga, apal sudah ada korban langit langit rumah jebol punya tetangga di depan,” terangnya

ia menilai, kehadiran primata cerdas itu sengaja dibuang di pinggir jalan oleh seseorang. Karena setahu dia hewan itu tidak pernah terlihat di kawasan Hutan Cisarakan.

“Kayanya ada yang ngebuang jadi masuk ke rumah, sudah tiga hari, sekarang beruknya keliling dari rumah depan sampai belakang,” tuturnya.

Sebelumnya kata Dini, petugas damkar berusaha mengevakuasi hewan itu. Namun sulit di dapatkan.

“Sempat kemarin ada damkar namun gak dapet. Beruknya jalan jalan dari rumah satu ke rumah lainnya, beruk itu gak ngambil barang cuma isi rumah di acak acak. Kalau bisa mah di tangkep tapi susah,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru