JURNALSUKABUMI.COM – Tim Unit Pengelola Zakat Kecamatan Cikembar menggelar evaluasi pelaksanaan zakat 1444 H beberapa waktu lalu. Ketua UPZ, Ijam Jamaludin mengatakan, kegiatan tersebut untuk mengevaluasi seluruh pelaksanaan terkait penerimaan dan penyaluran zakat sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mengadakan ini untuk mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan zakat 1444 dilaksanakan. Tentu saja hal-hal yang sudah baik perlu ditingkatkan dan yang dirasakan masih kurang akan terus diperbaiki,” kata Ijam, Jumat (19/5/23).
Dia menambahkan, pola-pola pendekatan yang humanis terus dilakukan kepada pengurus UPZ di seluruh desa. Agar mereka memahami tentang sistem yang laksanakan dalam organisasi zakat baik di tingkat desa, kecamatan dan Kabupaten.
“Karena masih ada anggapan apa yang disetor adalah sebuah kehilangan,” ujarnya. 
Bahkan masih ada pendapat, jika zakat itu, lebih sempurna jika disalurkan sendiri. Pada tahun ini, perolehan zakat naik 1 persen dari 51 persen menjadi 52 persen.
“Meskipun tidak ada kenaikan yang signifikan, tapi yang penting ada kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Faktanya, zakat di satu desa ada yang naik, tapi ada juga yang turun,” kata dia.
Dia juga sedang melakukan proses penyadaran kepada warga masyarakat yang masih mengelola zakat sendiri-sendiri untuk lebih menyatu lagi dengan DKM masjid.
“Perlu diingat juga bahwa mustahik zakat itu ada delapan asnaf. Kalau disalurkan sendiri kepada seseorang, itu masuk asnaf yang mana. Itu juga sebagai salah satu pertimbangannya,” kata dia.
Tidak hanya itu, manfaat zakat juga kembali kepada masyarakat. Dia menuturkan, pada tahun lalu UPZ Cikembar menyetor Rp145 juta, namun pengembaliannya lebih dari Rp200 juta.
“Itu artinya, makin besar setoran, akan mendapatkan pengembalian yang lebih besar lagi. Walau pun itu ada bantuan dari Pemda seperti guru Diniyah dapat insentif Rp400 ribu,” ungkapnya.
Bantuan-bantuan lain yang menyentuh kepentingan masyarakat luas seperti bantuan lima unit Rutilahu dan 15 kursi roda bagi kaum disabilitas pada tahun ini, tambahnya.
Redaktur: Usep Mulyana











