JURNALSUKABUMI.COM – Majelis Taklim Al-Mubarokah Kampung Tegalwangi RT 04 RW 02, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, menggelar halal bihalal bertempat di Masjid Jami Al-Mubarokah, Ahad, (7/5/23) atau bertepatan dengan 16 Syawal 1444 H.
Ketua DKM Masjid Al-Mubarokah, Drs. Memon M.Pd mengatakan, kegiatan halal bihalal tersebut dalam rangka silaturahmi sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT usai menjalankan ibadah shaum satu bulan penuh. Kegiatan itu dihadiri oleh Ustadz Edi.
“Alhamdulillah, umur kita sampai juga di Bulan Syawal. Semoga ibadah shaum, qiyamul lail, tadarus Alquran ditutup dengan zakat fitrah diterima Allah SWT,” kata Memon. 
Dia menambahkan, hikmah dari halal bihalal itu sendiri adalah silaturahmi menyambungkan kasih sayang. Kebalikan dari menyambung silaturahmi adalah qot’un rahmi atau memutus silaturahmi.
Tujuan silaturahmi juga kata dia, adalah menghindarkan diri dari perbuatan ghibah atau bergunjing. Karena perbuatan tersebut merupakan awal dari perpecahan dan permusuhan. Sebab dapat memunculkan fitnah dan menyakiti hati sesama.
“Jarak putus silaturahmi itu adalah selama tiga hari. Maka “bermusuhan” dengan sesama muslim itu tidak boleh lebih dari tiga hari. Maka harus berbaikan setelah jangka waktu toleransi itu,” ujarnya.
Dia menambahkan, bukan hanya sekedar bersilaturahmi tapi juga sebagai awal dari kegiatan menghadapi bulan-bulan berikutnya, dengan misi melanjutkan kebaikan.
“Marilah kita saling mengingatkan di jalan kebaikan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Sebagaimana tujuan akhir dari ibadah shaum di Bulan Ramadan yakni mendapatkan predikat “Tattaquun” atau hamba yang bertaqwa,” kata Memon.
Redaktur: Usep Mulyana












