STH Pasundan Kuatkan Wawasan Kebangsaan Lewat Seminar Bersama Sundawan Salya

Kamis, 4 Mei 2023 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekokah Tinggi Hukum (STH) Pasundan Kota Sukabumi menggelar seminar bertajuk tema ‘Wawasan Kebangsaan 2023’, bersama Sundawan Salya sebagai pemateri, Kamis (4/5/2023).

Dalam kegiatan tersebut Salya menjelaskan pentingnya meningkatkan wawasan kebangsaan, terlebih dalam situasi menghadapi masa tahun politik 2024.

“Sebuah bangsa yang beradab yang menganut sistem demokrasi pasti akan menyelenggarakan pemilu secara adil dan jujur, nilai adil jujur itu juga nilai dari sebuah kebangsaan,” ucap Sundawan.

Menurut Salya, rasa kebangsaan di tengah masyarakat masih sangat kuat. Hal itu terlihat dari sistem demokrasi yang dianut warga negara republik Indonesia hingga saat ini.

“Bangsa demokrasi tentunya perlu mewujudkan itu dalam pemilu 2024, jadi situasi kebangsaan kita menurut saya sampai saat ini tetap tangguh dan bagus. Asal jangan ada unsur atau elemen yang terus mengganggu nilai tadi,” jelas dia.

Perbedaan dalam pemikiran, kata dia, suatu hal yang wajar terjadi di tengah masyarakat saat menentukan pilihan. Terlebih dalam hal perkembangan teknologi, seperti informasi yang kerap beredar lewat media sosial.

“Teknologi informasi bisa menjadi sangat positif bagaimana kita mempersepsikan mengasumsikan fungsi kegunaan dari teknologi. Sekarang dengan luasnya teknologi apapun yang ada di sini (internet) maka masyarakat terpengaruhi pemikirannya sampai tidak bisa membedakan mana yang hoaks mana yang fakta,” tutur dia.

Lebih lanjut, karena itu dalam menguatkan wawasan kebangsaan bisa terwujud apabila ada keselarasan peran atau kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Dia menilai, secara kelembagaan pemerintahan memiliki regulasi undang-undang yang memberikan kewenangan dan otoritas. Tetapi, kewenangan otoritas ini bisa diterima publik.

“Tidak mungkin publik melakukan sendiri tanpa ada back up dari pemerintah. Berkolaborasi lah pemerintah dengan masyarakat membahas persoalan persoalan kebangsaan apapun. Termasuk di dalamnya aspek demokrasi,” pungkasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah
Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi
Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi
ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!
Bikin Bangga! Dua Siswa Terbaik Sukabumi Lolos Paskibraka Jawa Barat 2026
Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:57 WIB

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:41 WIB

Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:42 WIB

ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Berita Terbaru