DPRD Kab Sukabumi Bareng Disnakertrans Sidak Pabrik Garment, Ini Kata M. Yusuf!

Selasa, 11 April 2023 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi bareng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kembali melakukan inspeksi mendadak atau sidak Pabrik Garment, Selasa (11/04/2023).

Sidak yang di lakukan Komisi IV itu mengenai penerapan surat edaran Kementrian Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04.00/III/2023 tentang pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2023 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“Kami dari komisi IV sengaja mendatangi pabrik yang berada di wilayah Utara Sukabumi. Kali ini baru mendatangi 2 pabrik di Parungkuda,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Muhammad Yusuf didampingi Usep Wawan Anggota DPRD Kab Sukabumi, Selasa (11/4/2023).

Ia menjelaskan, kedua pabrik tersebut bergerak di bidang produksi Garment yakni PT Doosan Jaya Sukabumi dan PT Minu Garment Sukses.

“Dari hasil sidak ini ada ada beberpa penjelasan dari pihak perushaan, baik dari jumlah karyawan maupun THR yang harus diberikan kepada para karyawan,” terangnya.

Hal senada dikatan Edi Sudrajat Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi. Ia mengaku respon para pengusaha itu cukup baik, apalagi mereka bakal bertanggung jawab mengenai THR ini.

“THR ini wajib dibayarkan secara penuh dan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. Tapi kita mendengar tanggal 14 April sudah bisa di berikan,” ucap Edi.

Sesuai Menaker, THR keagamaan diberikan kepada pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih.

“THR ini diberikan bagi yang mempunyai hubungan kerja berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), termasuk pekerja/buruh harian lepas yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan,” paparnya.

Terkait ketentuan besaran THR, dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 diatur bahwa bagi perusahaan yang dalam perjanjian kerja (PK), peraturan perusahaan (PP), perjanjian kerja bersama (PKB), atau kebiasaan yang berlaku di perusahaan tersebut telah mengatur besaran THR yang lebih baik dari ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Adapun besaran THR yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih adalah sebesar 1 bulan upah. Sedangkan masa kerja 1 bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan diberikan secara proporsional,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Budi Azhar Bicara 81 Tahun Kemerdekaan: Jangan Lupakan Pejuang, Jangan Hilangkan Persatuan
Oknum Kades Tamanjaya Positif Sabu, Dewan Batman Soroti Ciemas Darurat Narkoba
DPRD Sukabumi Dorong Dua Regulasi Strategis, Disabilitas Disahkan dan Ketenagakerjaan Dibahas
DPRD Dorong Pelaku Usaha Bangun Wisata yang Aman, Nyaman, dan Berkesan
DPRD Mulai Bahas Perubahan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perseroda, Komisi III Ditunjuk Jadi Pansus
DPRD Sukabumi Ketuk Kesepakatan KUA-PPAS 2026, Pembahasan Perubahan APBD Segera Bergulir
DPRD Dorong Penataan Parkir Jadi Pintu Masuk Benahi Pariwisata Sukabumi
Ketua DPRD Budi Azhar: AKBP Benny Cahyadi Bawa Semangat Baru untuk Kabupaten Sukabumi

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Budi Azhar Bicara 81 Tahun Kemerdekaan: Jangan Lupakan Pejuang, Jangan Hilangkan Persatuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Oknum Kades Tamanjaya Positif Sabu, Dewan Batman Soroti Ciemas Darurat Narkoba

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:07 WIB

DPRD Sukabumi Dorong Dua Regulasi Strategis, Disabilitas Disahkan dan Ketenagakerjaan Dibahas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:28 WIB

DPRD Dorong Pelaku Usaha Bangun Wisata yang Aman, Nyaman, dan Berkesan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:02 WIB

DPRD Mulai Bahas Perubahan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perseroda, Komisi III Ditunjuk Jadi Pansus

Berita Terbaru