Bappeda Kota Sukabumi Fokus Tuntaskan Sisa Kawasan Kumuh di 2023

Rabu, 22 Maret 2023 - 13:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi menyebut kawasan kumuh masih menyisakan sekira lima hektare.

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Mutmainah mengatakan, karena itu pihaknya menargetkan di tahun 2023 untuk penyelesaian kawasan kumuh.

“Kawasan kumuh tinggal 5 hektare dan itu tidak di posisi kumuh berat, tinggal kumuh ringan dan kumuh sedang,” kata Rosyida di sela kegiatan, dikutip pada Rabu (22/3/2023).

Kawasan tersebut, lanjut Rosyida, berada di wilayah Kecamatan Citamiang dan Warudoyong. Pihaknya optimis bisa menuntaskan sisa kawasan kumuh tersebut tahun ini.

“Tentunya saat ini, memang sudah jauh berkurang untuk kawasan kumuh, jadi tinggal memperbaiki dan menjaga,” jelas dia.

Lebih lanjut, kawasan kumuh ini menjadi skala prioritas Pemerintah Daerah. Sehingga program Dana Kelurahan (Dankel) yang disebarkan di setiap kelurahan akan difokuskan pada penuntasan kawasan kumuh tersebut.

“Kita akan gempur kawasan itu, dari tiga sumber pendanaan, yakni Provinsi, Pusat dan Daerah. Kami harap semua ini cepat selesai, dengan bergerak bersama-sama, dan tetap bersinergi,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru