JURNALSUKABUMI.COM – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Perumahan Karang Kencana di Kampung Garung, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi inisiasi hadirkan sekolah Al-Qur’an di Masjid Sementara Al-Mujahid.
Sekolah Al-Qur’an ini sekaligus menyambut Bulan Ramadan dan bakal dimanfaatkan untuk anak-anak di sekitar perumahan dan lingkungan sekitar.
“Berawal dari rasa prihatin terhadap maraknya perilaku kriminalitas yang terjadi pada anak-anak, kami DKM Masjid sementara Masjid Al-Mujahid Perum Karang Kencana membentuk sekolah ini,” ujar Ketua DKM, Denda Marwansyah, Senin (13/03/2023).
Lanjut dia, bukan hanya agar anak-anak bisa membaca kitab suci Al-Qur’an, tapi hadirnya sekolah ini bisa membentuk adab generasi muda yang religi.
“Sebagai umat muslim berjihad di jalan Allah SWT ada berbagai macam cara, khususnya di jaman sekarang, salah satunya adalah kita sebagai umat muslim yang peduli terhadap generasi anak-anak kita,” jelasnya.
Denda mengatakan, program ini bekerja sama dengan Hamah Foundation. Tujuannya, menyelamatkan generasi anak-anak dari berbagai hal yang negatif. Pihaknya mengapresiasi kerjasama antara DKM Perum Karang Kencana dengan Hanimah Foundation.
“Ini menjadi langkah yang luar biasa khusunya untuk kebangkitan umat muslim, jaya kembali dan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak, sehingga berdampak positif bagi kedua orangtuanya,” jelasnya.
Dia mengungkapkan rasa empati terhadap perilaku para kaula muda mulai dari anak-anak hingga remaja yang kerap menyimpang. Hal tersebut melatarbelakangi dibentuknya program sekolah Al-Qur’an oleh masyarakat secara swadaya.
“Miris ketika fenomena di sekitar kita khususnya dimana anak-anak kita itu banyak terpengaruh terhadap hal-hal negatif. Makanya kita sebagai warga, khususnya warga perum karang kencana khususnya DKM membuat sebuah program di mana program sangat bermanfaat untuk generasi ke depannya,” tutur dia.
Program ini juga, kata dia, mendapatkan dukungan penuh dari Paguyuban Warga Karang Kencana. Ketua Paguyuban Warga Perum Karang Kencana, Agus Rustiawandi menuturkan, warga memiliki harapan besar agar lahan pendidikan dan masjid yang dijanjikan akan dibangun bagi warga dapat direalisasikan secepatnya.
“Paguyuban sendiri sangat sangat mendukung untuk kegiatan ini karena sebagai kegiatan yang bermanfaat bagi warga di Karang Kencana dan Insyaallah untuk ke depannya kita akan bareng-bareng membuat program yang terus bermanfaat,” tambah Agus.
Masih kata dia, bagunan yang di atas tanah saat ini bukan untuk pembangunan masjid, melainkan hanya dipinjamkan oleh developer untuk warga.
“Sebelum ada masjid berdiri yang dibangun oleh developer, mereka (developer) baru mengijinkan untuk lahan ini sebagai lahan pendidikan dan masjid ini berdiri atas swadaya masyarakat dan sengaja tidak dibangun secara permanen karena ini masjid Al-Mujahid kami ini sifatnya sementara,” terang Agus.
Paguyuban warga perum Karang Kencana menjelaskan pada 30 September 2021 lalu, pihak developer PT. Indo Bangun Gemilang memberikan peminjaman lahan untuk pembangunan masjid, di mana lahan tersebut merupakan lahan pendidikan perumahan dan hanya berlaku untuk satu tahun. Meskipun bisa diperpanjang hingga pihak developer melakukan pembangunan masjid.
Dirinya berharap pihak developer dapat memberikan kepastian masjid dan lahan pendidikan bagi warga perumahan dalam bentuk surat wakaf.
“Kami butuh kejelasan terhadap lahan pendidikan dalam bentuk surat wakafnya dan juga untuk masjid agar seger dibangunkan, agar kami warga bisa mengembangkan program program dan tempat ibadah yang layak,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












