JURNALSUKABUMI.COM – Dalam membangun civil society di Kabupaten Sukabumi memerlukan empat faktor untuk dijadikan sebagai penopang dan dasar pijakan. Demikian disampaikan wabup saat menghadiri acara kaderisasi nasional 2023.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB Himasi) berlangsung di sebuah di sebuah resort di Kecamatan Sukabumi.
Kegiatan yang digelar selama beberapa hari ini, mengambil tema aksiologi Himasi menuju Sukabumi prima.
“Konsep civil society mengerucut pada pemaknaan kehidupan masyarakat madani yang dipayungi dalam konsensus nasional. Masyarakat madani menunjuk pada masyarakat ideal yang memiliki peradaban maju,” kata Iyos, Sabtu (11/2/23).
Di dalamnya kata dia, sistem sosial yang subur dengan prinsip moral yang menjamin keseimbangan. Khususnya antara kebebasan perseorangan dengan kestabilan masyarakat.
Sudah barang tentu kata dia, hal itu sangat dibutuhkan dalam menopang pembangunan di daerah. Apalagi, mengedepankan nilai-nilai toleransi dan pluralitas.
“Advokasi, sosial kontrol dan empowerment menjadi hal yang diperlukan untuk menopang terciptanya demokrasi yang intensif,” ujarnya.
Untuk itu, Pemkab Sukabumi memerlukan sejumlah hal untuk membangun civil society. Hal itu diawali dengan menciptakan iklim demokratis, peran pentahelix, pembekalan keilmuan, hingga sikap toleransi dan menghargai keterbukaan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Iyos menyampaikan sejumlah gambaran terkait Kabupaten Sukabumi. Mulai dari potensi wilayah hingga bonus demografi.
Redaktur: Usep Mulyana












