JURNALSUKABUMI.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, mencatat selama 2018 hingga 2021 keberadaan kawasan kumuh mengalami penuruna drastis.
Berdasarkan data jumlah kawasan rumah kumuh di Kota Sukabumi sejak 2015 lalu sebanyak 139,20 hektare. Dengan total penanganan kawasan kumuh selama empat tahun yakni 2018 hingga 2021 mencapai 134,01 hektare.
“Selama empat tahun kawasan kumuh kami bisa ditangani hingga seluas 134,01 hektare, Alhamdulillah capaian ini bagus sekali,” ungkap Kepal Bappeda Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainah.
Reni menjelaskan, adapun rinciannya, pada 2018 capaian pengurangan mencapai seluas 89,565 hektare dan 2019 seluas 22,392 hektare. Selanjutnya pada 2020 pengurangan kawasan kumuh seluas 18,84 hektare dan 2021 seluas 5,01 hektare.
“Sisanya kami akan berupaya menanganinya pada tahun ini,” jelasnya. “Ditambah 10 hektare dan pembangunan 500 unit Rutilahu pada 2022,” paparnya.
Reni berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan Bappeda dapat mengentaskan kawasan kumuh di Kota Sukabumi secara optimal.
“Semoga pada tahun ini luas kawasan kumuh bisa semakin menyusut,” harapnya.
Redaktur: Ujang Herlan












