JURNALSUKABUMI.COM – Band indie asal Sukabumi kembali mulai menunjukkan taringnya, salah satunya band yang bergenre British Pop yang meluncurkan lagu ketiganya yang berjudul ‘Jangan Tangisi’ di salah satu Cafe yang ada di Jalan R Syamsudin SH, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Minggu (15/1/2023) malam.
Band yang digawangi sang vokalis Firman, mengajak band-band indie di Sukabumi harus mulai bangkit kembali dan mengajak terus berkarya.
Band tersebut mulanya bernama Satu Band yang didirikan sejak tahun 2009-2010, uniknya semua personil merupakan dari kru-kru Band ternama.
“Cuman memang kendalanya kita ga pernah ketemu, materi lagu udah ada, karena kesibukan masing-masing, kenapa dibilang satu, karena satu karir yang sama sebagai kru band. Kendalanya ga pernah jalan, karena kesibukan itu dan akhirnya kita bikin kita cari personel yang dari sukabumi,” kata Firman kepada Jurnalsukabumi.com.
Dalam perjalanannya band tersebut berubah nama menjadi Qianji Band dengan jumlah personel 5 orang. Firman vocalis, Deni bass, Adi drum, Ali gitar dan Basit di Keyboard.
“Akhirnya terlaksana, orang sukabumi semua. Akhirnya kita ubah nama Qianzi. Bahasa jepang yang artinya keberuntungan. Karena kalau saya mikirnya dalam berkarya itu mungkin sekali dua kali ga akan diterima masyarakat. Tapi kita gak boleh putus asa, kita terus aja berkarya,” ujar dia.
Ada tiga lagu yang sudah dirilis oleh Band Qianji tersebut yakni yang pertama Kepada Bintang, Maafkan Aku dan yang baru dirilis Jangan Tangisi.
“Ini single ketiga, katanya single ketiga ini saya berkaca dengan band-band besar, begitu album ketiga darr. Minimal kita dikenal, Konsep penciptanya Ali dia kerja di label dan dia memang song writer. Karyanya bagus, kaya kurang apa aku dibawakan felix tammy, memang dia spesial lagu melow, akhirnya saya, Enok (Dani) bikin aransemen baru. Mungkin orang bilang britpop, menurut saya sih enak didenger aja sih,” ungkapnya.
Mereka pun mengajak kepada musisi band di Sukabumi agar terus berkarya dan meramaikan kembali band-band indie.
Lanjut dia mengatakan, konser tersebut dipersembahkan untuk musisi lokal sukabumi supaya terus semangat berkarya jangan putus asa.
“Intinya terus berkarya yang terbaik. Sampai masyarakat tau bahwa itu adalah karya kami. Saya juga ingin berkolaborasi dengan musisi lokal sukabumi tidak perlu dengan yang nasional,” imbuhnya.
“Saya ingin mengembangkan dulu basic kita di sini, pondasi kita diperkuat dulu. Yang insya allah nantinya kalau sudah ibaratnya pondasi sudah kuat, baru kita mulai go nasional maupun internasional,” pungkasnya menambahkan.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana












