Kebakaran Ponpes di Sukalarang, DPKP Taksir Kerugian Capai Rp 100 juta

Kamis, 5 Januari 2023 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Riadu Syamsiyah di Kampung Cimanggu RT. 03/01 Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (3/1/2023) malam.

Komandan Pos Damkar Sukaraja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Ade Feri, mengatakan, dugaan penyebab kebakaran tersebut akibat korsleting listrik.

“Penyebabnya diduga korsleting listrik. Untuk kronologi api tiba-tiba menjalar dari atap ponpes,” kata Ade dalam keterangannya pada Kamis (5/1/2023).

Ade menyebut tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Pihaknya menaksir kerugian akibat kejadian itu mencapai ratusan juta.

“Sejauh ini tidak ada korban, namun akibat terdampak kebakaran itu kerugian material ditaksir capai Rp 100 juta,” ujarnya.

Dalam peristiwa itu, DPKP Kabupaten Sukabumi turut mengerahkan Damkar Pos VI Sukaraja dan Damkar Pos V Cisaat. Serta dibantu pula, P2BK Sukalarang unsur TNI/ Polri setempat.

“Saat terjadinya kebakaran para santri sedang mengikuti pengajian di Majelis Ponpes Riadu Syamsiah yang lokasinya terpisah dari bangunan yang terbakar. Bangunan yang terbakar merupakan bangunan kobong berlantai dua tempat mondok para santri,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pimpinan Ponpes, Muhammad Nahrowi mengatakan, akibat peristiwa tersebut kini para santri membutuhkan bantuan makanan dan pakaian.

“Santri ada tempat lain di komplek yang satu lagi. Yang dibutuhkan santri sekarang beras, baju dan uang tunai,” singkatnya.

Para santri pun harus rela kehilangan harta bendanya yang disimpan di dalam kamar tempat mondok nya itu, Rata-rata para santri harus kehilangan uang bekalnya selama satu bulan ke depan. Terlihat pada rabu siang, para santri masih mencari harta mereka dalam puing-puing sisa bangunan yang terbakar.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru