JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Ade Suryaman bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melakukan rapat koordinasi mengenai penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayahnya.
Salah satunya penanggulangan bencana pergeseran tanah yang menimpa warga Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu.
“Rakor ini membahas beberapa hal penting, salah satunya adalah merelokasi para korban pergerakan tanah di wilayah Nyalindung Pasirsuren,” ujar Wawan Gondawan, Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi, Senin (2/1/2023).
Ia menyebut, saat ini BPBD sudah melakukan koordinasi dengan para korban terdampak untuk direlokasikan ke hunian sementara (huntara). Dibarengi dengan ketersediaan stok pangan, mempersiapkan relawan tenaga kesehatan dan pendidikan.
“Walapun begitu, terkait masalah percepatan penanganan relokasi, kami masih mengacu kepada hasil kajian geologi, untuk menentukan titik lokasi aman,” terangnya.
Sementara itu, Sekda sapaan akrab Kang Ade akan memfasilitasi pengadaan huntara bagi masyarakat terdapat. Selain itu bakal memperpanjang masa transisi darurat.
“Kita sebagai pemerintah daerah akan memfasilitasi penyediaan huntara, dan bencana ini pun perlu memperpanjang masa transisi darurat,” ucapnya.
Ia meminta, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) untuk segera menghitung nilai yang dibutuhkan untuk memfasilitasi huntara tersebut serta memberikan dukungan sektor lainnya seperti dukungan bidang Kesehatan, pendidikan dan sarana prasarana air bersih.
“Kami akan berusaha memfasilitasi kebutuhan masyarakat, mudah mudahan situasi dan kondisinya segera pulih,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












