Geger di Medsos, Suara Gemuruh di Perairan Pantai Ujunggenteng Ternyata Hoax

Sabtu, 31 Desember 2022 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menjelang pergantian tahun, sejumlah akun Facebook ramai-ramai mempertanyakan suara gemuruh yang menggelegar di perairan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi,  Sabtu (31/12/2022).

Dengan ramainya perbincangan tersebut di media sosial pada 30 dan 31 Desember 2022, anggota Satpol Airud Polres Sukabumi Bripka Ade, menjelaskan, kepada jurnalsukabumi.com, bahwa tidak pernah ada dan tidak pernah terdengar adanya suara gemuruh tersebut. Kondisi pantai saat itu, aman-aman saja.

“Kondisi saat ini perairan pantai Ujunggenteng, terbilang aman dan tidak terdengar suara gemuruh apapun dari arah tengah laut,” ujar Bripka Ade.

Ditempat lain, Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng Asep Jeka, menjelaskan keadaan yang sebenarnya mengenai asal-usul beredarnya pertanyaan suara dentuman itu.

“Banyak yang menanyakan secara langsung terkait adanya suara gemuruh dan kondisi laut Ujunggenteng. Saat ini laut Ujunggenteng dalam keadaan kondusif, gelombang dan angin normal, air laut sedang surut,” kata Asep.

Dia juga telah mengkonfirmasi kepada TNI Angkatan Udara (AU) dan TNI Angkatan Laut (AL) bahwa tidak adanya kegiatan latihan yang di lakukan.

“Kita sudah mengkonfirmasi kepada TNI AU dan TNI AL yang ada disini,  mereka juga tidak sedang mengadakan latihan,” jelasnya.

Terakhir dia juga meminta agar para pengguna sosial media tidak membuat statemen yang aneh-aneh dan berbau hoax.

“Pengunjung sudah mulai berdatangan untuk menikmati liburan. Mohon kepada pengguna medsos untuk tidak memposting berita yang diduga hoax itu,” tandasnya.

Reporter: CR9 | Redaktur: Usep Mulyana 

Berita Terkait

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terbaru