JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi Kota, melakukan sterilisasi pada enam gereja yang berada di wilayah Kota Sukabumi, dengan bantuan tim Gegana Sat Brimob Polda Jabar sejumlah tujuh personel penjinak bom (jibom), pada Sabtu (24/12/2022).
Keenam gereja tersebut diantaranya Gereja Santo Joseph, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Penginjil, GKI Jabar, Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Bethel Indonesia Eben Haezer, dan Gereja Beth-el Tabernakel.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY Zainal Abidin mengatakan, salah satu potensi ancaman gangguan kamtibmas selama perayaan natal dan tahun baru ini adalah kejahatan terorisme.
“Oleh karena itu untuk mengantisipasi hal tersebut maka jajaran kepolisian, kami Polres Sukabumi Kota memohon bantuan kepada Sat Brimob Polda Jabar untuk menurunkan satu tim jibom,” kata Zainal.
Terpantau pemeriksaan sterilisasi itu menggunakan alat metal detector dan mirror detector. Dari hasil kegiatan tersebut, lanjut Zainal, dinyatakan bersih dari adanya indikasi bom.
“Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan yang kemudian dilakukan dinyatakan semuanya clear tidak ada kendala, dan sudah dilakukan serah terima kepada petugas pengamanan dari jajaran Polsek Kota,” ujarnya.
Zainal menyampaikan, kemudian melanjutkan kegiatan tersebut sampai dengan seluruh rangkaian kegiatan perayaan natal di seluruh gereja dinyatakan selesai oleh pihak panitia.
“Seluruh personil yang sudah kami rencanakan dan sprinkan, sudah kami terjunkan ke masing-masing lokasi perayaan natal di masing-masing gereja yang sudah terdata oleh Polres Sukabumi Kota,” terang dia.
Lebih lanjut, adapun penebalan personel yang dilakukan yakni dengan mendatangkan 40 anggota Sat Brimob Polda Jabar. Dia menyebut, pengaturan pengamanan selama perayaan natal dan tahun baru telah diatur sesuai skema tupoksi pihak kepolisian.
Sehingga, dirinya berharap, masyarakat dapat menjalankan ibadah misa natal dengan aman dan nyaman.
Dirinya juga menyampaikan, mendasari surat edaran dari Kementerian Agama bahwa seluruh kegiatan ibadah natal tahun ini dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya, tanpa melakukan kegiatan penambahan pendirian tenda di halaman tempat ibadah.
“Kami mengharapkan untuk seluruh jemaat bisa melakukan kegiatan ibadahnya dengan tenang tanpa ada rasa kekhawatiran dan bisa menikmati suka cita natal tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana












