Banjir Rendam Ruas Jalan Raya Sukalarang, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Selasa, 6 Desember 2022 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan dengan intesitas tinggi menyebabkan saluran air di ruas Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Kilometer 13, tepatnya di depan Telkom, Kampung Manglid, Desa Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, jebol pada Selasa (06/12/2022) sore.

Informasinya, akibat jebolnya saluran tersebut air meluap hingga merendam badan jalan. Tak hanya itu, arus lalu lintas pun sempat dibuat lumpuh sehingga para pengguna jalan pun dibuat ekstra hati-hati.

Seorang pengendara lalu lintas, Bambang Rudiansyah mengatakan, saluran air yang jebol itu terjadi sekira pukul 16.30 WIB menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total, baik dari jalur Sukabumi menuju Cianjur, maupun arah sebaliknya.

“Iya, macet total. Hal ini akibat banjir yang bersumber dari saluran air jebol yang lokasinya dekat Telkomsel, hingga bertumpah ruah airnya ke jalan nasional,” kata Bambang, Selasa (6/12/2022).

Dia menuturkan, akibat banjir tersebut, kendaraan roda dua khususnya tidak bisa melintasi jalur tersebut. Karena, air luapan banjir yang bersumber dari saluran air tersebut, sangat deras.

Apabila, pengendara bersikeras menerobos banjir, dikekhawatirkan dapat mengancam keselamatan pengguna lalu lintas.

“Sampai pukul 17.00 WIB, jalan ini masih macet tidak bisa dilalui, banyak juga kendaraan yang memilih balik arah. Ada juga yang menunggu dan menjauh dari lokasi, karena rawan. Saya juga menghindar ke tempat yang lebih aman, karena khawatir kondisinya semakin parah,” jelasnya.

Sementara, Camat Sukalarang, Riza Nugraha Yudanegara menjelaskan, pihaknya membenarkan kejadian banjir yang menyebabkan arus lalu lintas di jalan raya Sukalarang itu, macet total. Ini terjadi karena saluran air dari wilayah tersebut jebol.

“Sebenarnya, kejadian jebolnya saluran air itu sudah lama ada sekitar dua bulan terakhir. Sebe saya menjabat di sini, kondisi saluran air itu sudah jebol dan memang setiap hujan deras airnya sering meluap ke jalan Tetapi, kondisi terparah informasinya memang sore tadi,” kata Riza.

Pihaknya mengaku, bahwa pemerintah desa dan aparatur pemerintah Kecamatan Sukalarang sudah membuat surat pengajuan perbaikan saluran tersebut ke PU Pusat melalui perwakilan di daerah Cianjura. Ini sengaja dilakukan karena: ruas jalan raya tersebut merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.

“Nah, kami dari pihak kecamatan pun hanya bisa melakukan itu saja, karena kewenangan bukan kewenangan kami dan kami pun tidak memiliki anggaran untuk memperbaikinya. Tadi, waktu penanganan juga kami sudah melaporkan ke BPBD,” bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Sukalarang, Polres Sukabumi Kota, AKP Asep Jenal Abidin menerangkan, peristiwa banjir yang merendam badan jalan itu, terjadi pada saat hujan deras.

Sehingga menyebabkan saluran drainase di depan Telkom Cimangkok tersumbat oleh sampah. Sampai mengakibatkan air hujan menjadi meluap dan menutupi badan jalan, mengakibatkan akses jalan menjadi sedikit terhambat.

“Tidak adanya korban jiwa ataupun korban material hanya menimbulkan kemacetan dan langsung ditangani oleh personil Polsek Sukalarang. Kemacetannya tadi ada lebih dari 1 jam dan sekarang kondisi arus lalu lintas sudah kembali normal karena airnya sudah berangsur surut sekitar pukul 18.40 WIB,” tandansya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru