Kebijakan Bebas Merkuri, Dirut Perumda ATE Survei Penambang di Simpenan

Kamis, 24 November 2022 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Direktur Utama Perusahaan Daerah Aneka Tambang dan Energi (Perumda ATE) Kabupaten Sukabumi, Eneng Dewi Komalasari terjun langsung dalam pemantauan tambang emas di wilayah Kecamatan Simpenan.

Kedatangannya pun langsung disambut Kepala Desa Kertajaya, Asep Isnandar beserta Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (DPC APRI) Kabupaten Sukabumi, Dede Kusdinar.

Orang nomor satu di Perumda ATE itu menyebut, kunjungan dengan timnya itu bertujuan menyosialisasikan mengenai bahannya penggunaan merkuri bagi penambang.

“Kita datang untuk memberikan saran dan arahan bagaimana penambang tanpa merkuri supaya tidak membuat masyarakat mengalami pencemaran lingkungan, karena ada dampak lain dari merkuri ini,” ujar Eneng Dewi Komalasari, Kamis (24/11/2022).

Menurut ia, senyawa tersebut harus disudahi penggunaannya karena terbukti banyak merugikan lingkungan, termasuk membahayakan kesehatan masyarakat.

“Ini kan rencana ke depan mau bikin pengolahan non merkuri, kita untuk menertibkan juga supaya tidak terjadi lagi penambang penambang kita memakai zat merkuri” terangnya.

Hal ini upaya untuk mewujudkan “Make Mercury History” di Indonesia, termasuk Kabupaten Sukabumi. Sebab, pemerintah sedang menjalankan kebijakan nasional untuk mencapai Indonesia bebas merkuri pada tahun 2030.

Tidak hanya itu, kebijakan pemerintah berfokus pada empat sektor prioritas, yaitu sektor manufaktur, energi, Penambangan Emas Skala Kecil (PESK) dan kesehatan.

“Sekarang ada wadahnya perumda aneka tambang, jadi kita bareng bareng, mengawasi agar tidak terjadi pencemaran lingkungan, bahaya bagi masyarakat, dan tidak ada lagi hal hal tidak enak didengar bagi penambang di kita,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”
Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda
Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:31 WIB

Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:26 WIB

Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:58 WIB

Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Berita Terbaru