JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi menyebut stok kebutuhan daging sapi jelang Natal dan Tahun Baru (nataru) 2023 terbilang cukup aman.
Hal tersebut dilontarkan Sekretaris Disnak Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Selasa (22/11/2022).
“Jelang nataru 2023, stok sapi untuk memenuhi kebutuhan daging masyarakat Kabupaten Sukabumi cukup aman. Ya, kita punya stok sekitar 4000 ekor sapi,” ujarnya.
Stok sapi potong itu pun kata dia, tentu setelah lolos dari pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan. Salah satunya, melalui vaksinasi massal sebagai langkah target nasional terhadap antisipasi penyebaran penyakit itu.
“Disnak masih fokus pengendalian PMK yang menyerang ternak ruminansia atau ternak yang berkuku genap terutama sapi, kerbau dan kambing. Alhamdulillah sampai hari ini di Kabupaten Sukabumi bisa dikendalikan,” kata Asep.
Lanjut dia, kemudian dalam rangka mendukung keberhasilan vaksinasi itu juga dilakukan melalui pendataan dan penandaan terhadap hewan.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan pengendalian PMK melalui vaksinasi ini bisa berjalan lancar sehingga di Kabupaten Sukabumi umumnya di Jawa Barat dan nasional kita bisa segera dikendalikan dan produksi penambahan populasi akan semakin stabil,” harapnya.
Targetnya, ujar Asep, di akhir tahun 2003 ini kebutuhan daging atau protein hewani masyarakat Kabupaten Sukabumi terpenuhi. Tinggal daya beli masyarakatnya juga mudah-mudahan meningkat sehingga penyerapan protein hewani atau daging bisa meningkat pula.
“Ya, tentu harapan kita potensi peternakan tetap meningkat khususnya di populasi sapi, kerbau dan ruminansia. Nah dengan stok yang aman kemudian daya beli masyarakat juga meningkat sehingga kesejahteraan peternak pun meningkat,” paparnya.
Untuk itu, Asep mengimbau masyarakat bisa mengkonsumsi protein hewani, seperti daging susu dan telur. Karena itu sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Selain itu, untuk pengendalian penyakit PMK diimbau juga jika masyarakat menemukan ada gejala yang mengarah PMK untuk segera lapor ke disnak.
“Kabupaten Sukabumi ada 7 UPTD, wilayah Sukabumi, Cibadak, Cicurug, Palabuhanratu, Jampang Tengah, Jampang Kulon dan Sagaranten. Nah di tujuh wilayah itu ada puskeswannya ada dokter hewannya jadi silakan datang dan ikuti vaksinasi hewan tidak dipungut biaya alias gratis,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












