Jelang Nataru 2023, Disnak: Stok Kebutuhan Daging Sapi di Kab Sukabumi Aman

Selasa, 22 November 2022 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi menyebut stok kebutuhan daging sapi jelang Natal dan Tahun Baru (nataru) 2023 terbilang cukup aman.

Hal tersebut dilontarkan Sekretaris Disnak Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Selasa (22/11/2022).

“Jelang nataru 2023, stok sapi untuk memenuhi kebutuhan daging masyarakat Kabupaten Sukabumi cukup aman. Ya, kita punya stok sekitar 4000 ekor sapi,” ujarnya.

Stok sapi potong itu pun kata dia, tentu setelah lolos dari pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan. Salah satunya, melalui vaksinasi massal sebagai langkah target nasional terhadap antisipasi penyebaran penyakit itu.

“Disnak masih fokus pengendalian PMK yang menyerang ternak ruminansia atau ternak yang berkuku genap terutama sapi, kerbau dan kambing. Alhamdulillah sampai hari ini di Kabupaten Sukabumi bisa dikendalikan,” kata Asep.

Lanjut dia, kemudian dalam rangka mendukung keberhasilan vaksinasi itu juga dilakukan melalui pendataan dan penandaan terhadap hewan.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan pengendalian PMK melalui vaksinasi ini bisa berjalan lancar sehingga di Kabupaten Sukabumi umumnya di Jawa Barat dan nasional kita bisa segera dikendalikan dan produksi penambahan populasi akan semakin stabil,” harapnya.

Targetnya, ujar Asep, di akhir tahun 2003 ini kebutuhan daging atau protein hewani masyarakat Kabupaten Sukabumi terpenuhi. Tinggal daya beli masyarakatnya juga mudah-mudahan meningkat sehingga penyerapan protein hewani atau daging bisa meningkat pula.

“Ya, tentu harapan kita potensi peternakan tetap meningkat khususnya di populasi sapi, kerbau dan ruminansia. Nah dengan stok yang aman kemudian daya beli masyarakat juga meningkat sehingga kesejahteraan peternak pun meningkat,” paparnya.

Untuk itu, Asep mengimbau masyarakat bisa mengkonsumsi protein hewani, seperti daging susu dan telur. Karena itu sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain itu, untuk pengendalian penyakit PMK diimbau juga jika masyarakat menemukan ada gejala yang mengarah PMK untuk segera lapor ke disnak.

“Kabupaten Sukabumi ada 7 UPTD, wilayah Sukabumi, Cibadak, Cicurug, Palabuhanratu, Jampang Tengah, Jampang Kulon dan Sagaranten. Nah di tujuh wilayah itu ada puskeswannya ada dokter hewannya jadi silakan datang dan ikuti vaksinasi hewan tidak dipungut biaya alias gratis,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona
BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April
Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026
Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat
Pasar Murah Polres Sukabumi Kota di Gedung Juang Diserbu Warga, Harga di Bawah HET
THR 2026 Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Kata Disnakertrans!
Bazar Kuliner Ramadan 1447 H di Cisaat Catat Perputaran Uang Rp211 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:17 WIB

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona

Rabu, 8 April 2026 - 13:26 WIB

BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:36 WIB

Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:30 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:50 WIB

Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777