Truk Kontainer di Cisarakan Berhasil Dievakuasi, Sopir Kesasar Gegara Google Maps 

Rabu, 9 November 2022 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah truk kontainer yang berhenti melintang di ruas jalan Cikidang-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi tepatnya di tanjakan Cisarakan, Desa Buniwangi, Palabuhanratu akhirnya berhasil dievakuasi. Sopir truk kesasar ke jalan tersebut setelah menggunakan aplikasi google maps.

Truk kontainer mogok sejak Selasa malam (8/11/2022). Kendaraan tersebut tak kuat menanjak hingga bergerak mundur. Truk akhirnya berhenti dengan posisi melintang menghalangi di jalan.

“Saya mau ke Bogor, awalnya dari Bayah itu sekitar jam 9.00 WIB nyampe sini malam. Saya enggak tahu jalan makanya lewat sini terus agak gelap jadi saya juga terus saja jalan gak tahu medan atau gimana,” ujar Sopir truk Amir (45) kepada jurnalsukabumi, Rabu (9/11/2022).

Sopir memaksakan kendaraannya untuk melintasi jalanan tersebut. Amir mengaku kesasar ke jalan Cikidang setelah mengandalkan aplikasi google maps.

“Sama sekali saya tidak melihat rambu rambu larangan kendaraan besar masuk sini. Jalan sini memang gelap penerangannya agak kurang, ini kendaraan sempat nanjak, mundur lagi, coba lagi satu kali lagi, nah ini gak bisa, nah niatnya parkir akhirnya jadinya seperti ini,” terangnya.

Sementara itu, Kanit Gakum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M. Yanuar Fajar menyebut kendaraan itu sempat menutupi seluruh akses jalan. Arus lalu lintas sempat  dialihkan untuk menghindari kemacetan.

“Jadi untuk pengemudi ini atas nama bapak Amir, beliau baru pertama kesini hanya mengandalkan aplikasi google maps. Jadi tidak tau medan yang ia lalui,” ucapnya.

Kini kata Fajar, kendaraan tersebut dapat dievakuasi dan lalulintas sudah normal tidak ada pengalihan arus kembali.

“Alhamdulilah pengerjaan evakuasi berjalan lancar, kurang lebih 45 menit dan sekarang truk berhasil di evakuasi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru