Sepekan Pencarian Bocah Hanyut di Cisaat, Ratapan Sang Ibu Menanti Nico di Pinggir Sungai

Selasa, 18 Oktober 2022 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sudah sepekan pencarian anak laki-laki berusia 7 tahun, Nico Malik Nugra, yang hanyut terseret air parit saat hujan deras di Kecamatan Cisaat, masih belum ditemukan, Selasa (18/10/2022).

Yunia Susanti (37), ibunda Nico, duduk di pinggir Sungai Cipelang tepatnya di bawah Jembatan Cikareo perbatasan Gunungguruh dan Warudoyong, Kota Sukabumi. Ia berharap putranya dapat segera ditemukan.

Perempuan berkerudung hitam ini sesekali berdiri dan melihat kondisi sekitar Sungai Cipelang. Ia juga menyusuri pinggiran sungai tersebut.

Nico merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara yang hanyut terseret banjir di sebuah selokan saat bermain di kompleks rumahnya di Perumahan Bumi Cisaat Pratama, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (12/10) lalu.

“Ayahnya ikut terjun mencari bersama tim dari pagi. Awalnya saya disuruh nunggu di GWK (Gedung Widaria Kencana), terus barusan ngasih kabar lagi nyuruh nunggu di sini. Sekalian nunggu, saya nyari aja di sini sendiri,” kata Yunia.

Ketika peristiwa itu terjadi, ia berujar langsung ikut mencari anaknya. “Saya udah gak sadar waktu itu, langsung lari pakai kolor (celana pendek), belum ada petugas saya langsung nyemplung di muara yang ada di bawah di deket kantor Desa Babakan,” ungkap dia.

Ia pun berharap dalam pencarian hari ketujuh ini anaknya dapat ditemukan. Dia juga berharap tim SAR gabungan bisa memperpanjang pencarian anaknya. Jika hari ini belum membuahkan hasil. Dirinya mengungkap, memiliki perasaan anaknya ada dalam posisi yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Bahkan saya mimpi anak saya memanggil,” katanya. ‘Mama, bos (panggilan anaknya) banyak dilihatin orang-orang, bos panggil-panggil tapi gak ada yang denger,” lanjut Yunia menirukan ucapan anaknya dalam mimpi tersebut.

Lebih lanjut dia mengatakan, suaminya yang pulang bekerja dari Malaysia sudah mengajukan perpanjangan waktu pencarian N sampai batas yang tidak ditentukan. Namun, dia menyerahkan keputusan pencarian kepada tim SAR. Dia pun berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mencari.

“Sejauh ini juga kita mengucapkan banyak terima kasih sudah berusaha mencari anak saya,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru