Limbah Kayu di Pesisir Pantai Loji Dibuat Campuran Batu Bara PLTU

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Limbah kayu imbas angin kencang dan gelombang pasang di sekitar Pantai Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat setempat.

Direktur Bumdes Karya Insani, Bayu Nugraha menyebut, limbah berupa ranting, batang kayu, bambu dimanfaatkan sebagai bahan serbuk gergaji (sawdust).

“Dari kayu ini kita akan mengolahnya jadi serbuk masuk ke mesin claser ini. Setelah jadi serbuk, kita akan kirim ke PLTU,” ujar Bayu sapaan akrab kang Sabay, Sabtu (1/10/2022).

Dia menjelaskan, sampah kayu bercampur dengan limbah sampah plastik yang terdampar di pantai tersebut. Oleh sebab itu, ia berinisiatif mendirikan shelter cofiring dengan menggandeng pihak PT Indonesia power.

“Karena hasil dari olahan ini kebetulan PLTU lah yang membantu kami dari mesin, serta selter yang ada di sini. Sampai di PLTU di sana akan dijadikan bahan campur batu bara atau di mix bersama batu bara,” terangnya.

Cofiring sendiri kata Sabay, merupakan proses penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti parsial atau bahan campuran batu bara di PLTU. Namun ia terbentur dengan proses produksi karena masih menggunakan tenaga manual.

“Sebetulnya sampai saat ini kita keterbatasan dari sisi alat produksi mesin, karena mengingat sampah yang cukup luar biasa, sampah yang cukup banyak di lokasi ini, keterbatasan mesin beserta jarak tempuh dari pesisir pantai kesini, semua serba manual,” paparnya.

Diketahui, shelter produksi dengan pantai Loji diperkirakan berjarak 300 meter. Oleh sebab itu, ia menginginkan adanya daya angkut agar produksi sawdust bertambah dan tidak seutuhnya secara manual.

“Harapan kami ke depan bisa di tambah lagi mesin, serta ada transportasi ada motor untuk pengambilan kayu dari pesisir pantai ke sini. Karena target kami ada di dua titik muara, Muara Cibutun dan Muara Cimandiri,” tamdasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Momentum Hari Kartini, Hergun: Emansipasi Adalah Pilar Kesejahteraan Keluarga
RSUD Sekarwangi Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Lewat Kolaborasi Antar Rumah Sakit
Ketua SMSI Sukabumi Raya Kecam Dugaan Intimidasi Kurir oleh Oknum Mengaku Wartawan
Dewan Teddy Setiadi Tekankan Disiplin dan Peran Nyata LSM di Tengah Masyarakat
DPPKB Kabupaten Sukabumi Gelar Jambore Kader IMP, Perkuat Program Bangga Kencana
Ribuan Nasabah Serbu Tahara BPR Sukabumi Cabang Cikembar
KPH Perhutani Sukabumi Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Nino Ekstrem
Partisipasi Donor Darah, RAI Hergun Diganjar Penghargaan PMI Kota Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:51 WIB

Momentum Hari Kartini, Hergun: Emansipasi Adalah Pilar Kesejahteraan Keluarga

Senin, 20 April 2026 - 07:59 WIB

RSUD Sekarwangi Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Lewat Kolaborasi Antar Rumah Sakit

Minggu, 19 April 2026 - 21:48 WIB

Ketua SMSI Sukabumi Raya Kecam Dugaan Intimidasi Kurir oleh Oknum Mengaku Wartawan

Sabtu, 18 April 2026 - 13:53 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Gelar Jambore Kader IMP, Perkuat Program Bangga Kencana

Sabtu, 18 April 2026 - 09:19 WIB

Ribuan Nasabah Serbu Tahara BPR Sukabumi Cabang Cikembar

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777