JURNALSUKABUMI.COM – Bappeda Kota Sukabumi bersama Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia melaksanakan modul Resilient and Sustainable System for Health (RSSH) dalam pencegahan dan pengendalian Aids, tuberculosis dan malaria (ATM) tahun 2022-2023. Kegiatan ini mendapat dukungan dari The Global Fund ATM.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 15-16 September 2022 dengan tema perencanaan penganggaran ATM pada APBD tahun 2023. Bertempat di Hotel Balcony Kota Sukabumi, kegiatan dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Fitri Hayati.
Setidaknya ada dua tujuan utama diselenggarakannya kegiatan ini. Yaitu mempercepat pemberantasan ATM di Indonesia sehingga dapat diakhiri adanya kasus baru pada tahun 2030.
Kemudian meningkatkan sumber daya pemerintah daerah serta partisipasi para pihak kunci untuk mengakhiri epidemi tuberculosis yang secara spesifik.
Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini yakni Bappeda Kota dan Kabupaten Sukabumi, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Sukabumi, Dinas Sosial Kota dan Kabupaten Sukabumi, Dinas pemberdayaan Masyarakkat Desa Kabupaten Sukabumi, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sukabumi, RSUD Kota dan Kabupaten sukabumi, Puskesmas Kota dan Kabupaten Sukabumi, dan perwakilan dari organisasi, serta LSM ATM.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












