JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Mohamad Muraz, mengatakan pendidikan Pancasila akan kembali diajarkan di semua jenjang pendidikan formal pada tahun ajaran 2023 tahun depan. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sudah melaunching kurikulum atau bahan ajar untuk pendidikan Pancasila.
Hal tersebut diungkapkan Muraz usai mengisi sosialisasi empat pilar di Kampus Institut Madani Nusantara Kota Sukabumi, Minggu 18 September 2022. Ia menilai hal tersebut sebagai hal yang patut disyukuri.
“Saya sering menyampaikan ke BPIP, bahwa kita harus sudah menyusun kembali kurikullum pendidikan pancasila untuk pendidikan pendidikan formal. Dan alhamdulillah BPIP sudah melaunching,” kata anggota Komisi II DPR RI ini.
Berdasarkan keterangan BPIP, lanjut Muraz, pendidikan Pancasila akan dimulai pada tahun ajaran 2023. Pendidikan Pancasila diberlakukan di semua jenjang, dari sekolah dasar hingga menengah atas.
Muraz menegaskan, pendidikan Pancasila sangat penting untuk kembali diajarkan kepada para pelajar. Pengetahuan dasar negara, kata Muraz, harus bisa dipahami dan diamalkan oleh warga negara.
“Ini kan mengenai dasar negara dan harus diketahui, dimengerti, hingga akhirnya dipahami dan diamalkan oleh warga negara. Kalau warga negaranya enggak tahu, kita akan berkutat di baik buruknya dasar negara. Enggak akan ada kemajuan,” tegas Muraz.
Di sisi lain, Muraz bersyukur dengan adanya rencana ini di tahun ajaran mendatang. Pemerintah sudah merespon salah satu usulan yang krusial yakni pendidikan Pancasila.
“Komisi II, kita bicara terus agar mereka menyusun kurikulum, dan sudah direspon oleh pemerintah. Pendidikan Pancasila menjadi kurilkulum ini patut saya syukuri,” tukasnya.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












