Diikuti 18.000 Peserta, Senam SKJ di Kota Sukabumi Pecahkan Rekor MURI 

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kota Sukabumi berhasil mencatat Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui pemecahan rekor kegiatan olahraga Senam Kebugaran Jasmani (SKJ). Senam itu berlangsung di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi, pada Sabtu (27/8/2022).

Rekor tersebut sukses didapatkan karena diikuti oleh jumlah peserta terbanyak yaitu mencapai 18 ribu orang.

“Jadi tentunya saya yakin benar bahwa hari ini kita bukan hanya sekedar melaksanakan pemecahan rekor MURI saja tapi bagaimana kita ingin memotivasi anak-anak para pelajar sehingga mereka memiliki angka dan tingkat kebugaran yang semakin baik,” kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Kang Fahmi menyampaikan, berharap anak-anak zaman milenial yang saat ini termasuk dalam bonus demografi dapat tumbuh sehat. Sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.

“Anak-anak sekarang kan cenderung mager yah, nah mudah-mudahan dengan kegiatan kali ini memotivasi mereka untuk bergerak, olahraga sehingga sehat dan bugar menjemput Indonesia Emas 2045,” ucap Kang Fahmi.

Sementara itu Ketua Igornas Kota Sukabumi Yosef Firdaus menambahkan, pelaksanaan pemecahan rekor MURI SKJ ini disiarkan langsung dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga di Gelora Bung Karno, Jakarta. Setidaknya ada 18 ribu peserta yang terdiri dari siswa tingkat SD, SMP, SMA sederajat baik sekolah swasta maupun negeri.

“Untuk persiapannya kita sudah 2 minggu yang lalu terus push anak-anak. Selain menghafal gerakan senam SKJ, mereka juga mengisi link kepesertaan untuk dikirim ke kementerian,” kata Yosef.

Senam SKJ ini bisa dibilang sebagai olahraga jadul (zaman dulu). Yosef menyebut SKJ diadopsi dari tahun 1984 yang kemudian dimodifikasi demi menarik minat para siswa.

“Alhamdulillah kita dari Gornas mendorong terus kepada kesatuan pendidikan agar minimal 1 minggu sekali ada kegiatan SKJ serentak di sekolah. Betul memang sebelumnya peminatan SKJ ini kurang begitu baik, oleh sebab itu perlu ada pemutakhiran gerakan dari musik itu sendiri,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”
Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda
Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:31 WIB

Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:26 WIB

Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:58 WIB

Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Berita Terbaru