JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan di beberapa titik lokasi jelang penilaian Program Adipura Kota Palabuhanratu tingkat nasional.
Sekretaris DLH Kabupaten Sukabumi, Rasyad Muhara mengatakan, ada 16 titik pantau yang masuk dalam Program Adipura Kota Palabuhanratu.
“Sejak beberapa minggu terakhir ini kita tengah persiapan mengikuti penilaian Program Adipura Kota Palabuhanratu untuk tingkat nasional,” ujarnya saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Selasa (23/08/2022).
Ia menjelaskan, untuk waktu penilaian sendiri yaitu tanggal 24 dan 25 Agustus besok. Penilaian mencakup kebersihan, tempat sampah, pemilahan, pemrosesan sampah, dan pengolahan sampah jadi kompos, pohon penghijauan dan peneduh, kebersihan drainase dari sampah, gulma dan sedimen.
“Mohon doa restunya, semoga Kabupaten Sukabumi lolos dan mendapat penilaian terbaik di tingkat nasional,” kata Rasyad.
Tak hanya itu, DLH Kabupaten Sukabumi juga mengimbau kepada masyarakat agar menjaga kebersihan guna mewujudkan kota yang bersih hijau nyaman dan asri.
“Utamanya bukan hanya sekedar ikut dalam penilaian ini. Akan tetapi untuk memeberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya,” imbuhnya.
Masih kata Rasyad, adapun ke-16 titik pantau ini mencakup berbagai aspek. Dari mulai, Permukiman, Jalan, Pasar Pertokoan, Perkantoran, Sekolah, Rumah Sakit dan Puskesmas, Hutan Kota, Taman Kota, Terminal, Sungai, Pantai Wisata, TPA, Bank Sampah, Fasilitas Pengelolaan Sampah Sekala Kota, TPST Tenjo Resmi dan Bank Sampah Induk.
“Dari 16 titik ini masing-masing terus dilakukan pemantauan agar saat pelaksanaan penilaian nanti bisa menghasilkan nilai yang memuaskan. Pemantauan tersebut diikut bersama Tim Adipura DLH, di antaranya, camat, kelurahan/ desa, OPD terkait, dan sekolah-sekolah yang menjadi titik pantau,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












