Cacar Monyet Masuk Indonesia, Dinkes Kota Sukabumi Bakal Awasi Kedatangan WNA Afrika

Senin, 22 Agustus 2022 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi mewaspadai penyebaran cacar monyet atau monkeypox, setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan satu pasien terkonfirmasi kasus tersebut.

Kadinkes Kota Sukabumi, Rita Fitrianingsih menerangkan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi langkah  tersebut dilakukan dengan cara penigkatan pengawasnan terhadap WNA, juga warga yang telah bepergian dari luar negeri terutama yang berasal dari Afrika.

“Cacar monyet memiliki tracking kasus yang spesifik. Kasus ada riwayat perjalanan luar negeri utamanya dari kawasan Afrika. Kita akan bekerja sama dengan imigrasi untuk informasi kedatangan pelaku perjalanan luar negeri tersebut,” kata Rita saat dihubungi, Senin (22/8/2022).

Rita mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Kemenkes, warga yang suspek positif cacar monyet baru satu orang di Jakarta pada 20 Agustus lalu.

Ia menerangkan, penyebaran cacar monyet bukan berasal dari makanan tetapi langsung dari kontak dengan penderita cacar tersebut. Kendati demikian, ia memastikan di Kota Sukabumi belum ada warganya yang suspek ataupun positif monkeypox.

“Alhamdulillah di kita suspek juga belum ada,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengimbau, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan pola hidup bersih, dan tetap menerapkan protokol kesehatan saat melakukan rutinitas di ruang publik.

“Masyarakat tingkatkan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat). Tetap menggunakan masker dan CTPS (cuci tangan pakai sabun) agar terjaga dari penyakit menular,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Kementerian Kesehatan (kemenkes) telah mengkonfirmasi pasien virus cacar monyet pertama di Indonesia ditemukan di DKI Jakarta. Pasien itu adalah seorang laki-laki berusia 27 tahun dan baru bepergian dari luar negeri.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan
Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan
DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA
Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri
Duel 4 Pelajar SMP di Surade, Pihak Sekolah Beri Klarifikasi 
Ngaku-ngaku Petugas PKH, Pria Tukang Tipu Ditangkap Polisi di Kalapanunggal Sukabumi
Susul Dua Anak Buahnya, Kadis LH Jadi Tersangka
Sekda dan Yayasan Suku Raga Bahas Penguatan Literasi dan Pendidikan Karakter

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:56 WIB

Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan

Senin, 10 November 2025 - 18:29 WIB

DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:19 WIB

Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:14 WIB

Duel 4 Pelajar SMP di Surade, Pihak Sekolah Beri Klarifikasi 

Berita Terbaru

HEADLINE

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:57 WIB

EKBIS

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:17 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777