Distan Terus Dorong Produsen Kopi Menjadi Brand Unggulan

Jumat, 19 Agustus 2022 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi terus mengembangkan potensi pengolahan kopi terhadap para petani. Pengembangan tersebut sudah tersebar di beberapa kecamatan seperti kelompok tani di Kecamatan Gegerbitung, Nyalindung, Sukaraja, Kadudampit beserta kecamatan lainnya.

Sekertaris Dinas Pertanian, Denis Eriska mengatakan, dinas sudah sejak lama membina petani agar kopi tersedia dalam bentuk olahan. “Banyaknya wilayah menanam kopi, itu bagus, itu prodak unggulan kita perkebunan terutama,” ujar Denis Eriska, Jumat (19/8/2022).

Dalam mendukung upaya tersebut kata Denis, Distan telah mendistribusikan bangunan dan alat pengolahan kopi untuk kelompok tani.

“Kita kan punya teh, karet, di antaranya kopi, kopi hari ini juga kita brending juga, terus kemudian perumda agro juga ikut bagaimana kemudian meningkatkan performa dari kopi Sukabumi,” terangnya.

Kekinian, kopi Sukabumi pun telah memiliki nama yang bakal tersebar di tingkat nasional. “Kita siap mempunyai nama ke tingkat nasional, sehingga kemudian namanya menjadi bagus, permintaannya tinggi sehingga harga kopi bisa naik,” paparnya.

Dinas sendiri, lanjut Denis, terus memantau perkembangan petani kopi di wilayah Sukabumi. Selain pemantauan, paska panen pun ia pantau hingga berbentuk kemasan.

“Termasuk paska panennya nanti kita perhatikan, kemudian pasca panen yang baik untuk kemasannya, hari ini kemasannya pada bagus, kopi kopi kita di kasih merk, seperti kopi Gegerbitung, dari kemasannya bagus mudah mudahan brending kita juga akan naik,” bebernya.

Menurut ia, dari dulu hingga saat ini, konsumsi kopi yang diminum hanya dianggap selingan, tapi kopi bagi sebagian orang penikmatnya merupakan gaya hidup dan cara menikmati hidup, bahkan kopi merupakan minuman kedua terpopuler di dunia.

Maka dari itu cukup banyak orang yang berharga karena nilai manfaat yang dapat diambil cukup besar, potensial dan menguntungkan .

“Mengenai per-kopian, katanya, Indonesia merupakan produsen keempat penghasil kopi terbesar di dunia setelah Brasil, Kolombia dan Vietnam. Sukabumi pun kan menjadi produsen kopi untuk mendorong perekonomian masyarakat,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026
Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang
Pupuk NPK ‘Zonk’ Beredar, SMSI Sukabumi Raya Soroti Kinerja KP3 Sukabumi
Warga Cibadak Bakal Nikmati Perluasan Jaringan Air Bersih Perumda AMTJM
SCG Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Sukabumi Lewat Pembangunan Waste Station

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:28 WIB

Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:50 WIB

BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:14 WIB

Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:52 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 19:11 WIB

Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang

Berita Terbaru