Pemuda Asal Cisaat Jadi Korban Human Trafficking ke Negara Laos, Faktanya? 

Kamis, 18 Agustus 2022 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Sukabumi, kembali menggulir. Kali ini, kabar tersebut dialami Gera Gelora Ardi Buana (29) asal warga Jalan Cikiray Rambay, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jawa Barat, Jejen Nurjanah mengatakan, belum menerima laporan secara resmi terkait info ada warga Kecamatan Cisaat yang menjadi korban TPPO ke Negara Laos.

“Informasinya, berdasarkan rapat koordinasi SBMI Jawa Barat bersama International Organization for Migration (IOM) di Bogor kemarin, bahwa kasus TPPO asal warga Cisaat ke Negara Laos itu, kini sudah ditangani oleh Mabes Polri,” kata Jejen, pada Kamis (18/8/2022).

Lanjut dia, sewaktu ia melakukan rapat koordinasi bersama IOM, warga yang menjadi korban TPPO ke Negara Laos ini, bukan hanya warga Kecamatan Cisaat saja.

Tetapi, ada satu korban lagi yang merupakan teman Gera asal warga Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi yang menjadi korban human trafficking di negara tersebut.

“Memang ditangani oleh Mabes Polri dan yang mendampinginya langsung oleh Migran Care. Karena kasusnya sama, makanya ditangani langsung oleh satu lembaga itu,” terang dia.

Ketika disinggung mengenai kronologis mereka bisa menjadi korban TPPO ke Negara Laos. Jejen menyebut, tidak mengetahui secara rinci dan jelas. Sebab, hingga saat ini SBMI Jawa Barat belum menerima laporan kasus tersebut secara resmi.

Jejen menerangkan, adapun berdasarkan rapat koordinasi dengan IOM, mereka itu tergiur oleh penghasilan yang besar dengan bekerja di luar negeri. Sehingga mereka memberanikan diri untuk bekerja ke luar negeri. Namun, sebelum dipekerjakan, mereka telah dikabarkan disekap di sebuah apartemen di negara Laos.

“Kalau informasi awalnya, mereka itu dijanjikan bekerja di salah satu perusahaan di negara Thailand melalui salah seorang penyalur kerja yang dikenalnya di Sukabumi dengan upah sekitar sebesar 1000 dolar. Tapi untuk kronologis pastinya kami masih menelaah,” jelas dia.

“Namun alangkah baiknya, keluarga korban yang di Sukabumi ini membuat laporan baik ke Polres maupun ke SBMI atau ke gugus tugas, supaya ada kekuatan. Iya, intinya kalau ada laporan secara remsi kita juga bisa mendorong untuk membuat pengaduan ke Kemenlu,” sambungnya.

Sementara itu, Camat Cisaat, Yudi Mulyadi mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti soal salah satu warganya yang menjadi korban human trafficking di luar negeri. Sebab, pihaknya baru mendapatkan informasi tersebut pada Rabu (17/08) kemarin.

“Kita sudah koordinasi dengan pemerintah desa dan saat ini mereka sedang melakukan pengecekan ke rumah keluarganya. Ini perlu kita lakukan untuk memastikan kebenaranya. Namun karena itu tertipu saya sangat menyesalkan dan semoga ini bisa mengambil hikmahnya,” kata Yudi.

“Agar masyarakat kita, jika hendak berniat bekerja ke luar negeri, bisa berkoordinasi dengan pemerintah dulu ke mana lokasi tujuan, bagaimana pekerjaan dan seperti apa prosedurnya. Iya, jangan seperti ini kasian kan kalau sudah tertipu,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:31 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

OPINI

Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:55 WIB

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB