Sambut HUT RI, Warga Buat Replika Pocong ‘Nangkring’ di TPU Pangkalan Baros

Minggu, 14 Agustus 2022 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ide membuat replika pocong  ‘nagkring’ di tengah kuburan atau tempat pemakaman umum (TPU) menjadi pilihan anti mainstream warga Pangkalan. Aksi warga   tepat di Jalan Widya Karma, Kampung Pangkalan RT 03 RW 06, Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Kegiatan digelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-77.

Ketua RW 06 Aceng (36) menyebut, jika keberadaan pocong nangkring itu kerap dibuat kala menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Tahun ini, hanya ada tiga pocong yang dibuat.

“Iya, memeriahkan kemerdekan, biasanya tahun-tahun sebelumnya banyak, tahun 2021 kemarin ada 9 Pocong di pemakaman Pangkalan ini,” kata Aceng kepada jurnalsukabumi.com saat ditemui di lokasi, Minggu (15/8/2023).

Aceng berujar, keberadaan ketiga pocong tersebut sudah terpasang sejak 7 Agustus 2022. Bahannya  terbuat dari pohon hanjuang kemudian ditutup kain kafan dan mukena bekas lalu diikat menggunakan tali, sampai menyerupai bentuk pocong.

“Paling 20 hari, tanggal 19 nanti dibongkar. Itu kainnya ada yang dari kain kafan, yang duanya dari mukena, yang jelas ini bukan untuk menakut-nakuti warga. Disini juga mendukung semua, Malahan waktu camat ke sini bilang ‘hebat inisiatif sendiri’. Pak Wali Kota juga sempet lihat tahun kemarin,” tutur dia.

Selain dalam rangka menyambut HUT RI, menurutnya keberadaan pocong-pocong itu dinilai sebagai pengingat terhadap kematian.

“Mengingatkan, Sifatnya manusia pasti berpulang semua. Itu salah satu pesan, untuk penampakan disini tidak ada, Saya hampir 15 tahun nggak pernah ada. Tapi tahun kemarin ada yang cerita bikin 9 tapi ternyata 10 mungkin halusinasi saja itu mah,” imbuhnya.

Bagi warga sekitar, tentu keberadaan pocong itu bukanlah sesuatu yang mengagetkan. Namun, bagi warga yang baru melintasi area tersebut tak ayal akan dibuat kaget.

Salah satu penuturan itu terlontar dari seorang warga Citamiang, Nurfalah Ramdan (25), dia mengungkapkan dibuat kaget saat melewati Jalan Widya Karma karena melihat ada pocong nangkring di siang bolong.
“Pas saya lewat saat hujan tadi kaget lihatnya dikira beneran, pas saya berhenti ternyata pocong-pocongan,” singkatnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terbaru