JURNALSUKABUMI.COM – Sinergitas Yayasan Tarbiyah Islamiyah (Yasti) yang beralamat di Jalan Veteran No. 66 Cisaat Kabupaten Sukabumi bersama Instansi Polri kian terjalin kokoh.
Hal itu dibuktikan dengan ragam kegiatan positif yang terus digeber. Seperti, pembinaan rutin dari Polsek Cisaat, Polres Sukabumi kepada Yasti yang menaungi empat lembaga pendidikan Mts, MA, SMA dan SMK ini.
“Alhamdulilah, sinergitas kami dengan kepolisian sudah terjalin sejak lama. Salah satunya memberikan pembinaan kepada para peserta didik kami,” ujar Ketua Dewan Pembina Yasti Cisaat, H Asep Ikhwan Awaludin, saat dihubungi jurnalaukabumi.com, Senin (08/08/2022).

Pembinaan tersebut misalnya diisi dalam kegiatan upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap Senin pagi dengan mengundang pihak kepolisian.
“Seperi kegiatan tadi, dihadiri langsung Kabag Ops Binmas Polres Sukabumi Kota, Ipda. H. Jujun Junaedi selaku pembina upacara dan inspektur upacara Aipda Herdy Chandra selaku Bhabinkabtimas Desa Cisaat dari Polsek Cisaat. Upacara pun diikuti oleh 2300 siswa siswi serta 120 guru,” terangnya.
Langkah tersebut, kata dia, terus dilaksanakan upaya peningkatan pendidikan dan pembinaan bukan hanya secara akademis. Namun upaya peningkatan mutu ahlak dan pendidikan agama menjadi upaya mencetak insan cerdas berahlakulkarimah dan berbudi pekerti luhur.
“Tentunya, ini sesuai dengan visi kami yakni pendidikan yang dilaksanakan dengan landasan agama. Juga, meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui pengembangan technopreunership,” jelas Asep.
Sementara itu, Kabag Ops Binmas Polres Sukabumi Kota, Ipda. H. Jujun Junaedi menambahkan, selain memberikan amanah yang memberikan semangat para pelajar dan guru untuk menjadi pelopor dalam gerakan positif, dirinya juga menekankan pada kedisiplinan pelajar agar mampu menjadi insan yg berakhlak mulia, cerdas dan berkatakter seperti Rasulullah.
“Saya yakin, para pelajar Yasti dengan dibimbing para guru akan mampu menjadi pelopor gerakan yang positif. Yakni, anti narkoba, anti tawuran dan kekerasan serta kenakalan remaja dan sex bebas dan sosial media yang tidak terarah,” singkatnya.
Redaktur: Ujang Herlan












