Minat Masuk SMK Swasta di Sukabumi Merosot, Tiga Sekolah Ini Gulung Tikar

Jumat, 5 Agustus 2022 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khususnya swasta yang berada di Kota Sukabumi mengalami penurunan minat dalam setiap tahun ajaran baru.

Dari 28 SMK yang ada, hingga kini sudah ada 3 SMK yang telah berhenti beroperasi akibat tidak ada siswa baru yang mendaftar. Kabar itu disampaikan oleh salah satu kepala sekolah, SMK PGRI 1 Sukabumi, Riswan Safari.

Riswan mengatakan, semenjak diberlakukannya PPDB online, dan menjamurnya lembaga pendidikan baru di Kota maupun Kabupaten Sukabumi, menjadi imbas pada penurunan jumlah siswa khususnya di SMK swasta.

“Walaupun penurunan siswa dari tahun ke tahun kecil, namun penurunan itu membuat sekolah-sekolah swasta semakin lama tidak kebagian siswa juga, yang pada akhirnya gulung tikar,” kata Riswan dalam keterangannya, Jumat (5/8/2022).

Dia mengungkap, tiga SMK yang sudah tutup saat ini di antaranya, SMK Kartika, BPK Penabur, dan SMK PGRI 2. Meskipun siswa tahun ajaran baru 2022-2023 saat ini di Kota Sukabumi mencapai jumlah 1.536 orang.

Setiap SMK bervariasi, mulai di atas 200 siswa, bahkan ada pula dibawah 5 orang saja dalam satu sekolah. Melihat kondisi tersebut, lanjut dia, ia mengaku sangat prihatin.

“Khususnya SMK swasta, kami sangat prihatin. Dalam perkembangan dan pertumbuhan jumlah siswa, sedangkan saudara kami sekolah negeri siswanya sangat berlimpah. Bahkan melebihi kapasitas,” punkasnya.

Adapun jumlah siswa SMK di Kota Sukabumi di antaranya, jumlah siswa di atas 200 orang, PGRI 1 dan Ibadurahman, siswa di atas 100, Tunas Madani, Pasim, dan Pelita. Siswa diatas 50, Muhammadiyah, Bina Teknik, Persada, dan Syamsul Ulum.

Kemudia, siswa di atas 40, Penguji, AlFath, Padjajaran, dan Abdi Bangsa. Siswa di atas 30, Annaba, siswa di atas 20, Ulul Albab, Gema Istiqomah, Mutiara Cendikia, dan Priority.

“Selain itu, jumlah siswa di atas 10, Amal Islami, BSM, Siliwangi, Pasundan 1, Taman Siswa, dan IT Madani. Sedangkan untuk sekolah dengan siswa di bawah 5 orang yaitu Pasundan 2,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan
Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:41 WIB

Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:55 WIB

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Berita Terbaru