Meski Menipis, Dinkes Sebut Stok Vaksin Covid-19 di Kota Sukabumi Masih Aman

Selasa, 26 Juli 2022 - 16:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menyebut stok vaksin Covid19 di Kota Sukabumi semakin menipis. Kendati demikian, ketersediaan stok vaksin saat ini masih aman untuk keperluan hingga satu bulan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi sekaligus Juru Bicara Satgas COVID-19, Wahyu Handriana. .

“Kondisi vaksin kita hanya punya stok untuk satu bulan ini hanya dua ribuan, jenis Pfizer dan Sinovac. Sasaran kita memang untuk vaksin dosis 3 itu masih jauh ya, baru 53 persen. Tapi insyaallah aman sebulan mah, ” kata Wahyu, Selasa (26/7/2022).

Wahyu menuturkan, Pemkot Sukabumi setidaknya masih membutuhkan vaksin untuk 140 ribu dosis. Hingga kini, pihaknya masih mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan terus berkoordinasi dengan Dinkes Pemprov Jabar.

“Sasaran kita 283 ribu keseluruhan untuk vaksin booster. Tetapi kami minta ke dinkes provinsi untuk direstocking semua merk vaksin. Sinovac, Pfizer, AstraZeneca, semua kita mintakan,” jelas dia.

Wahyu menyebut, untuk vaksin merk Pfizer saat ini masih ada 170 vial dosis. Disamping itu, jumlah vaksin yang kadaluarsa juga cukup banyak.

“Vaksin kadaluarsa kita kembalikan. Memang ada aturannya begitu, kedaluwarsa menghitung minggu kita kembalikan ke dinas provinsi nanti akan didistribusi ke tempat-tempat yang memang penyerapannya lebih tinggi,” pungkas dia.

Wahyu menambahkan, pihaknya memastikan stok vaksin yang menipis tersebut masih layak pakai dan dapat segera diserap oleh masyarakat.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru