Kisah Pilu Ipin di Sukabumi:  Ditinggal Pergi Ayah, Tinggal Sendiri di Gubuk 4 Meter Persegi

Senin, 11 Juli 2022 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ipin. Seorang pria berusia 26 tahun harus menjalani hidup pilu, tinggal di gubuk sempit berukuran 2×2 meter di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.  Ipin yang punya keterbatasan fisik, hanya bisa mengandalkan belaskasihan para tetangga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Ipin sudah beberapa lama tinggal di Kampung Bantarmuncang, RT 01/07, Desa Sekarwangi. Bangun yang Ia tempati berada di belakang pabrik tahu, nampak tak laik disebut rumah.

Gubuk yang Ia huni berdiri di atas tiang-tiang kayu yang lapuk. Dindingnya, terdiri dari kayu, triplek, dan bilik bambu bekas.

Ukurannya yang hanya empat meter persegi, hanya cukup untuk tidur. Juga menyimpan beberapa barang milik Ipin.

“Gubuk itu dibangun dari bahan-bahan bekas rumah ayahnya yang rubuh,” kata Gofar (35), warga setempat, Senin (11/7/2022).

Gofar mengatakan, sebelumnya Ipin tinggal bersama neneknya di daerah Cibatu. Setelah neneknya meninggal, Ipin sempat tinggal bersama ayahnya di Bantarmuncang.

Namun, hubungan Ipin dan ayahnya tak harmonis. Para tetangga kerap mendengar keduanya cekcok mulut. Puncaknya, sang ayah diketahui minggat dari rumah meninggalkan Ipin seorang diri.

“Dulu Ipin itu suka kerja mungutin barang bekas. Tapi sekarang udah lama nganggur, jadi tetangga-tetangganya yang bantu untuk makan,” kata dia.

Ipin diketahui mengalami gangguan pendengaran. Para tetangga kesulitan berkomunikasi dengannya.

Tak hanya itu, Ia juga sering mengamuk tak jelas sebabnya. Ipin juga mengidap epilepsi.

“Kami bingung. Ipin itu mudah tersinggung juga, kadang tiba-tiba ngamuk gitu, tapi ya warga juga maklum sama kondisinya. Kalau sehari-hari ya ikut makan sama kami di sini,” ungkap warga lain, Muhtar (35).

Para tetangga pun turut membantu Ipin sebisanya. Paling tidak Ipin tak kelaparan karena tidak punya makanan.

“Kami harap bapaknya bisa kembali membimbing, ngurus dia lagi. Kami juga  bingung kalau dibuat rumah di sini, itu kan tanahnya milik orang lain. Takutnya ga diizinin,” pungkas Muhtar.

Sementara itu, Kepala Desa Sekarwangi Abeng Baenuri, mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kadus dan RW setempat terkait keberadaan Ipin. Pihak desa juga tengah menelusuri data kependudukan Ipin.

“Saya baru tahu bahwa ada pria bernama Ipin tinggal di gubuk ukuran 2×2 dan diwilayah desa saya. Tadi saya udah koordinasi dengan RW dan RT di lokasi.  Ipin tidak mempunyai data kependudukannya,” ujar Abeng Baenuri kepada jurnalsukabumi.com.

Jika Ipin tidak memiliki data kependudukan, lanjut Abeng, pihaknya akan membuatkan. Hal ini diperlukan agar Ipin bisa mendapatkan bantuan-bantuan sosial dari pemerintah.

“Apabila ada data lengkapnya, kita akan proses pengajuan ke beberapa dinas untuk tempat tinggal dan bantuan lainnya,” tutur Abeng.

Reporter: Ifan | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah
Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Kebakaran, 5 Rumah di Kasepuhan Sinar Resmi Terdampak
PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
Kebakaran Melanda Kampung Adat Sirnaresmi, Rumah Sekdes di Cisolok Tak Tersisa
Sukabumi Mulai Waspada Abu Vulkanik, Kepala Sekolah Bisa Alihkan Pembelajaran ke Daring
Api Menyambar Stok BBM, Pemilik Warung di Simpenan Ditemukan Meninggal 
Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia
Pendopo Sukabumi Berubah Jadi Ruang Khitan, Lebih dari 150 Anak Jalani Sunatan Massal

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:44 WIB

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Capai Sukabumi, Bupati Kaji Jadwal Sekolah

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 11:38 WIB

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sirnaresmi, Rumah Sekdes di Cisolok Tak Tersisa

Minggu, 6 September 2026 - 20:12 WIB

Sukabumi Mulai Waspada Abu Vulkanik, Kepala Sekolah Bisa Alihkan Pembelajaran ke Daring

Minggu, 6 September 2026 - 15:14 WIB

Api Menyambar Stok BBM, Pemilik Warung di Simpenan Ditemukan Meninggal 

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam