Gegara Status WA, Warga Geruduk Kantor Desa Sukaresmi di Cisaat Sukabumi

Selasa, 5 Juli 2022 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan warga menggeruduk Kantor Desa Sukaresmi di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (5/7/2022). Aksi unjuk rasa diduga dipicu status whatsapp kepala desa yang bernada intimidasi.

Pantauan jurnalsukabumi.com, warga melakukan unjuk rasa dan orasi di depan Kantor Desa Sukaresmi. Sejumlah aparat dari Kepolisian dan TNI pun terpantau melakukan pengamanan mengantisipasi adanya anarkisme warga.

Koordinator Aliansi Warga Desa Sukaresmi, Rizki Rabiul Tsani mengatakan, aksi tersebut bermula dari adanya dugaan persekusi yang dilakukan Kades Sukaresmi terhadap warganya.

“Awal mula dari kasus ini, berawal dari status Whatsapp kades yang bernada intimidasi. Status tersebut salah satunya ingin mencabut gigi seorang warga entah itu siapa dan ngajak sparing (berantem),” ujar Rizki, kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (5/6/2022).

Rizki menyebut yang menjadi sorotan warga Sukaresmi adalah perihal perilaku dan tutur bahasa seorang kades yang tidak sepatutnya dilakukan. Bahkan, saat aksi tersebut berlangsung, massa aksi juga membawa kedua korban yang diduga menjadi korban persekusi Kades.

“Persekusi tersebut mengajak duel sparing selama 15 menit terhadap warga yakni Lui, Andrian, dan Indra Risandi. Bahkan Indra Risandi diajak duel 15 menit dan meminta kirim lokasi agar dia bisa datang. Berarti secara tidak langsung dia sebagai kades merasa punya power lebih,” jelas Rizki.

Lebih lanjut Rizki menuturkan, pihaknya mengingatkan kades agar tidak tidak berperilaku semena-mena. Harusnya sosok pemimpin sesuai yang diinginkan masyarakat.

“Pada intinya, kita sebagai warga meminta agar perilaku tidak terulang dan dipertontonkan kepada publik,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru