JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, harus bekerja ekstra membersihkan sampah di ruang publik seperti Lapang Merdeka dan alun-alun terutama saat akhir pekan.
Kasi Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah mengatakan, pihaknya menilai kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya masih begitu minim. Hal itu terlihat dari masih banyaknya sampah berserakan, sehingga para petugas kebersihan harus berupaya lebih dalam mengangkut sampah di berbagai area.
Fajar menuturkan, fenomena tersebut masih kerap terjadi terlebih di akhir pekan. Padahal petugas DPUTR telah rutin memberikan himbauan kepada pengunjung.
“Ya, apalagi kalau Sabtu dan Minggu kami rutin melakukan himbauan kepada para pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan,” ucap Fajar melalui keterangannya, Rabu (15/6/2022).
Fajar menerangkan, bahwa DPUTR sudah menyediakan tong sampah sebanyak 70 unit di Lapang Merdeka dan Alun-alun. Meskipun demikian, masih banyak pengunjung yang membuang sampah sembarangan.
“Padahal di dua lokasi tersebut sudah banyak tong sampah tetapi masih banyak pengunjung yang membuang sampah sembarangan,” jelas Fajar.
Bahkan, menurutnya, sampah yang dihasilkan setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu dari dua lokasi tersebut tidak kurang dari 16 kubik yang didominasi sampah plastik.
“Kalau hari biasa paling sampahnya hanya delapan kubik bisa dimuat menggunakan satu dump truk dengan kapasitas sekitar delapan kubik. Tetapi pada Sabtu dan Minggu bertambah dua kali lipat sekitar 16 kubik sampah,” tutur dia.
Lebih lanjut Fajar menambahkan, DPUTR Kota Sukabumi akan terus berupaya melakukan himbauan kepada para pengunjung agar dapat menjaga kebersihan di ruang publik. Khususnya, membuang sampah pada tempatnya.
“Kami akan terus berupaya menghimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dan juga perlu menjaga fasilitas publik yang ada,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor












