Warga Dikabarkan Gatal-gatal, PT Semen Jawa Pastikan Bukan dari Limbah Perusahaan

Kamis, 2 Juni 2022 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – PT Semen Jawa memastikan beredarnya kabar ratusan warga di RT. 04 Kampung Pangleseran, Desa Sinaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi yang mengeluhkan gatal-gatal itu bukan dari limbah perushaan.

Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, Somchai Dumrongsil menjelaskan, PT Semen Jawa telah melakukan pengujian laboratorium di area mata air tersebut dengan hasil yang menyatakan bahwa parameter yang melebihi baku mutu (pH, warna, dan detergent) bukan disebabkan oleh limbah produksi PT Semen Jawa.

“Jadi terkait informasi 85 KK warga di RT 04 Kampung Pangleseran yang diduga mengalami gatal-gatal akibat pencemaran limbah pabrik pada sarana MCK di wilayah tersebut itu tidak dibenarkan,” tegasnya dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, Kamis (02/06/2022).

Di sisi lain, perusahaan hingga saat ini belum menerima laporan langsung dari pemerintah desa maupun tokoh masyarakat setempat mengenai keluhan tersebut. Kendati demikian, PT Semen Jawa senantiasa berkomitmen dalam menjalankan kegiatan produksi yang meminimalisir risiko lingkungan.

“Ya, salah satunya dengan tidak menghasilkan air limbah dari kegiatan produksi berkat penerapan sistem drying process. Air limbah domestik yang berasal dari toilet akan diolah terlebih dahulu pada unit STP (Sewage Treatment Plant), kemudian dialirkan ke 30.000 kolam penampungan untuk dikelola kembali menjadi air yang siap digunakan,” terang Somchai.

Fakta lainnya, kata dia, sistem pengelolaan air di PT Semen Jawa termasuk sistem close loop, di mana tidak ada air yang dibuang ke badan air.

“Bahkan, secara historis, pada tanggal 27 Maret 2019 lalu, kami pernah menerima laporan serupa dan langsung ditindaklanjuti. Hasil pemeriksaan Rumah Sakit R. Syamsudin, SH, menyatakan bahwa keluhan tersebut bukan disebabkan oleh paparan bahan kimia,” jelasnya.

Masih kata dia, hal ini turut diperkuat dengan putusan pengadilan. Namun, PT Semen Jawa secara kooperatif bersedia untuk melakukan analisa kembali mengenai penyakit gatal-gatal yang diderita oleh warga apabila diperlukan.

“Perusahaan memiliki komitmen untuk memperhatikan keberlangsungan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasi. Terbukti, di tahun 2022 ini, PT Semen Jawa akan menggelontorkan 81 program CSR untuk warga setempat. Penyusunan program tersebut juga melibatkan masyarakat dan pemerintah desa, serta berkolaborasi dengan dinas terkait dalam melakukan monitoring dan pembinaan berkelanjutan,” tutup Somchai.

Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut
Lepas Atlet ke POPWILDA Jabar 2026, Wabup Sukabumi: Percaya Diri, Fokus dan Pantang Menyerah
Hergun Pastikan PPPK Tak Akan Diberhentikan Meski Daerah Terkendala Anggaran
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sukabumi Gencarkan Gerakan 3R
Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”
Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:40 WIB

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:15 WIB

Lepas Atlet ke POPWILDA Jabar 2026, Wabup Sukabumi: Percaya Diri, Fokus dan Pantang Menyerah

Senin, 8 Juni 2026 - 16:44 WIB

Hergun Pastikan PPPK Tak Akan Diberhentikan Meski Daerah Terkendala Anggaran

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:35 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sukabumi Gencarkan Gerakan 3R

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB