Dinkes Melalui Puskesmas Sekarwangi Geber Deteksi Dini Faktor Risiko PTM

Rabu, 1 Juni 2022 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, melalui Pusat Layanan Masyarakat (Puskesmas) Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, terus menggeber serangkaian deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM).

Kepala Puskesmas Sekarwangi, dr Dini Desti Susanti mengatakan, acara tersebut merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka Gerakan Bulan Deteksi Dini PTM dimulai sejak 13 Mei sampai 18 Juni 2022 dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

“Gebyar deteksi dini PTM kita laksanakan hingga 18 Juni 2022. Baik di lingkungan puskesmas maupun menyisir langsung ke masyarakat,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (01/06/2022).

Ia menjelaskan, PTM dapat dicegah dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) serta rajin memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Lebih jauh Dini menjelaskan, ada enam jenis PTM yang berisiko tinggi hingga menyebabkan kematian yaitu, Penyakit kardiovaskular, Diabetes, Kanker, Gangguan pernapasan kronis, Penyakit ginjal dan Gangguan mental.

“Saya berharap agar pelaksanaan kegiatan pada bulan deteksi dini penyakit tidak menular ini menjadi langkah penting dalam mengenali tanda dan gejala PTM,” kata Dini.

Sebelumnya, kata dia, Puskesmas Sekarwangi juga rutin melaksanakan dua pemeriksaan PTM, Iva test atau Inspeksi Visual Asam Acetat dan Pemeriksaan payudara sendiri (Sadari). Iva test sendiri adalah pemeriksaan leher Rahim (serviks) dengan cara melihat langsung bisa dengan hanya mata telanjang.

“Pemeriksaan ini merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin. Laporan hasil konsultasi WHO menyebutkan bahwa IVA dapat mendeteksi lesi tingkat pra kanker dengan sensitifitas sekitar 66-69 % dan spesifitas sekitar 64-98 %,” jelas Dini.

Masih kata dia, deteksi dini PTM kedua yaitu sedari dan dilakukan dengan meraba serta melihat payudara sendiri guna melihat kemungkinan adanya perubahan fisik pada payudara.

“Proses tersebut dilakukan agar semua perubahan yang mengarah pada kondisi yang lebih serius dapat segera terdeteksi sejak dini,” tutup Dini.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Gelar Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas
Sampaikan Pesan Bung Karno, Ono Surono: Bangsa yang Kuat Terlahir dari Ibu Hebat
Gelar Sosialisasi ATR/BPN di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Percepatan PTSL dan Reforma Agraria

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB