Ketua DPRD Kab Sukabumi Minta Disnakertrans Tindak Serius Persoalan PT Kenlee Indonesia

Selasa, 31 Mei 2022 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, segera memberikan tindakan serius terkait persoalan yang terjadi di PT Kenlee Indonesia, Selasa (31/5/2022).

“Saya minta persoalan ini ditindak serius oleh pemerintah, kalau memang terbukti ada pembayaran upah yang tidak sesuai, berikan sanksi kepada perusahaan tersebut,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu juga mengatakan, jika dirinya akan mengirim surat kepada komisi terkait untuk segera melakukan sidak terhadap perusahaan tersebut.

“Segera, saya akan mengirim surat kepada Komisi IV, untuk segera melakukan sidak kepada PT Kenlee Indonesia,”bebernya

Selain itu, Yudha juga merasa miris ketika mendengar adanya dugaan pungutan liar (Pungli) dilingkungan perusahaan yang seharusnya bersih dari praktik-praktik tersebut.

“Ini sangat miris, persoalan jam kerja dan pungli ini harus secepatnya diselesaikan. Agar karyawan dapat bekerja dengan aman dan nyaman,”ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah karyawan PT Kenlee Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Parungkuda, mengeluh lantaran pembayaran upah tidak sesuai dengan jam kerja yang berlaku.  Tidak hanya itu, karyawan juga disinyalir dimintai sejumlah uang oleh oknum leader di PT Kenlee.

Namun saat dikonfirmasi terkait keluhan dari para karyawan, HRD PT Kenlee Indonesia, Herman, menyangkal adanya pungutan liar dan ia mengatakan bahwa pembayaran uang lembur sudah sesuai aturan perusahaan.

“Tidak ada pungli di perusahaan kami, cuma kemarin memang ada iuran yang diperuntukan.untuk Badan Amil Zakat (BAZ), mungkin itu. Untuk pembayaran uang lembur sepertinya sudah sesuai,” tandasnya.

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Teddy Setiadi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum 10 Muharram 1448 H
Sukabumi Raih WTP ke-12 Kali Berturut-turut, Wabup Andreas Beberkan Kinerja APBD 2025 di DPRD
DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Tanah Telantar dan Transportasi Jadi Fokus
Reses Dewan Badot di Bojonggenteng, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas
DPRD Dorong Penguatan UMKM dan Pertanian, Ekonomi Warga Jadi Fokus Reses Dewan Jajah
DPRD Soroti Status Tanah Warga, Aspirasi Mengemuka dalam Reses di Cikakak
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
DPRD Sukabumi Serap Aspirasi Warga Waluran, Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Utama

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:36 WIB

Teddy Setiadi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum 10 Muharram 1448 H

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:25 WIB

Sukabumi Raih WTP ke-12 Kali Berturut-turut, Wabup Andreas Beberkan Kinerja APBD 2025 di DPRD

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:12 WIB

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Tanah Telantar dan Transportasi Jadi Fokus

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:39 WIB

Reses Dewan Badot di Bojonggenteng, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:37 WIB

DPRD Dorong Penguatan UMKM dan Pertanian, Ekonomi Warga Jadi Fokus Reses Dewan Jajah

Berita Terbaru