JURNALSUKABUMI.COM – Saat waktu kelulusan seakan menjadi tradisi bagi para siswa bereuforia merayakannya dengan hal-hal yang dianggap negatif, seperti konvoi dan vandalisme.
Tak ingin terjadi hal seperti itu, Ketua Satgas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Warungkiara, Deni Ruswanto, megajak kepada semua guru serta kepala sekolah di berbagai tingkatan agar ikut andil antisipasi.
“Dari Satgas PGRI Kecamatan Warungkiara terus melakukan monitoring, himbauan dan ajakan kepada seluruh guru dan kepala sekolah baik itu SMP atau SMA agar ikut serta dalam mengantisipasi hal tersebut,” kata Deni kepada jurnalsukabumi.com. Rabu (13/4/22)
Deni menuturkan, pantauan terus dilakukan walau di luar jam pelajaran. Selain itu, juga intens komunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Warungkiara dan masyarakat untuk ikut berperan aktiv dalam mengatasi hal tersebut.
Jika nanti ditemukan ada siswa yang merayakan kelulusan dengan konvoi atau vandalisme. Pihaknya, akan melakukan peneguran, kemudian nasehat dan langsung diantarkan kepada orang tuanya agar tahu apa yang dilakukan anaknya.
“Kemungkinan kelulusan akan diselenggarakan setelah lebaran. Maka dari itu, saya mengimbau kepada seluruh siswa agar merayakan kelulusan dengan hal-hal yang positif,” tandasnya.
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan












